A A A
Home Trading News Currency

Currency

USD/JPY Stabil, Fokus Data CPI AS dan Kesaksian Powell

PDFPrint

Wednesday, 13 November 2019 11:55

JPY.5Meskipun ada berita terbaru mengenai protes Hong Kong dan kesepakatan perdagangan AS-China, para trader pair USD/JPY lebih suka berada dalam mode "wait and see" sementara harga terlihat di sekitar 109,00 selama awal sesi perdagangan hari ini.

Ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, ditambah dengan kerusuhan di Hong Kong, terus mengerahkan tekanan downside, sentimen hawkish keseluruhan di Federal Reserve membatasi penurunan akhir-akhir ini.

Para diplomat AS, termasuk Presiden Donald Trump dan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, baru-baru ini menunjukkan kesiapan untuk menaikkan tarif China jika pembicaraan fase satu gagal. Para politisi juga menegaskan bahwa menggulirkan kembali tarif memungkinkan tetapi tidak akan dilakukan ada konfirmasi kesepakatan.

 
 

NZD/USD Melonjak ke 0,6420 Setelah RBNZ Umumkan Tak Ada Perubahan Suku Bunga

PDFPrint

Wednesday, 13 November 2019 10:03

RBNZ.01RBNZ kembali mengejutkan pasar global, kali ini positif yaitu menolak ekspektasi penurunan suku bunga, yang pada gilirannya mendorong NZD/USD ke 0,6420 pada awal Rabu.

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan tidak ada perubahan pada Official Cash Rate (OCR) 1,0% sebagai bagian dari keputusan pertemuan kebijakan moneter bulan November.

Nada risiko telah melambat karena kegagalan untuk mendapatkan sinyal yang jelas tentang kesepakatan perdagangan yang banyak ditunggu-tunggu antara Amerika Serikat (AS) dan China membuat pedagang menjauh. Berita utama terbaru mengisyaratkan bahwa para diplomat AS, termasuk Presiden Donald Trump, terus menegaskan kesepakatan hampir selesai, sementara Wall Street Journal menyatakan sebaliknya, mempertimbangkan tidak adanya komitmen AS untuk menghapus tarif yang ada di China./R

 
 

USD/JPY Tetap Dalam Penawaran Beli Di Atas 109,00

PDFPrint

Tuesday, 12 November 2019 11:47

JPY.2Dengan dimulainya kembali perdagangan obligasi AS, USD mencatat pemulihan luas. USD/JPY tidak terkecuali, berada dalam penawaran beli di dekat 109,20 pada awal sesi Selasa.

Kembalinya pedagang obligasi AS, setelah Hari Libur Hari Veteran pada hari Senin, menyaksikan kondisi pasar yang lesu di tengah ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan AS dan China dan protes di Hong Kong. Akibatnya, yield Treasury AS 10-tahun turun satu basis poin menjadi 1,92% sementara saham Asia menganggambarkan sinyal beragam.

Dolar AS (USD) kembali mendapatkan kekuatannya karena pasar terus mendukung USD dalam mencari aset keamanan. Juga berkontribusi terhadap pasangan itu bisa berupa komentar Perdana Menteri Jepang (PM) Shizo Abe yang mendukung kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan ekonomi.

 
   

Pound Pertahankan Kenaikan, Partai Konservatif Diyakini Menang Pemilu

PDFPrint

Tuesday, 12 November 2019 11:19

GBP-USD.05Sterling menahan kenaikan dalam perdagangan Asia awal pada hari Selasa, setelah mencapai tertinggi enam bulan terhadap euro dan naik sebanyak 1% terhadap dolar semalam, karena prospek parlemen yang tergantung dalam pemilihan UK sedikit berkurang.

Pound menguat versus mata uang mayor lain, karena Partai Konservatif mendapatkan dukungan dari salah satu partai pesaingnya untuk memenangkan pemilu Inggris.

Menjelang akhir sesi London kemarin, pimpinan partai Brexit Nigel Farage mengumumkan bahwa partainya tidak akan bersaing memperebutkan kursi parlemen di wilayah-wilayah yang dimenangkan oleh partai Konservatif dalam pemilu sebelumnya. Farage juga menyatakan bahwa partainya bakal berfokus untuk menantang para politisi anti-brexit di wilayah-wilayah yang didominasi oleh partai Labour, golongan oposisi terbesar partai Konservatif.

 
 

Dolar AS Konsolidasikan Kenaikan di Tengah Optimisme Kesepakatan AS-China

PDFPrint

Monday, 11 November 2019 11:53

USD-12Dolar bertahan di dekat tertinggi multi-week pada hari Senin siang ini di tengah optimisme bahwa Amerika Serikat dan Cina akan menurunkan tarif yang telah mengganggu pertumbuhan global.

Terhadap dolar Australia, USD berdiri tepat di bawah puncak dua minggu di $ 0,6857. Terhadap dolar Selandia Baru, mendekati tertinggi sebulan di $ 0,6336, dan juga terhadap mata uang (DXY) di 98,358.

Pergerakan sedikit karena para pedagang terus mewaspadai berita lebih lanjut tentang perang perdagangan AS-Tiongkok.

Pejabat dari kedua negara mengatakan akhir pekan lalu bahwa kemunduran beberapa tarif tit-for-tat telah disepakati.

Meskipun itu kemudian ditolak oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat, ia tidak sepenuhnya mengesampingkan kesepakatan dan perbendaharaan Note A.S. diadakan di atas level support kunci di 1,9%, mendukung mata uang.

 
   

Page 1 of 1098

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.