A A A
Home Trading News Commodity Harga Emas Melemah Setelah Rilis Data CPI AS

Harga Emas Melemah Setelah Rilis Data CPI AS

PDFPrint

GOLD.11Setelah sempat melonjak karena Statement dovish Powell The Fed, harga emas turun pada perdagangan Kamis kemarin. Kenaikan Core CPI AS membuat investor kembali sedikit ragu akan agresivitas Rate Cut The Fed.

Harga emas turun meski Dolar AS juga sedang melemah. Pasalnya, data inflasi inti AS yang dirilis pada hari Kamis semalam tercatat lebih tinggi daripada ekspektasi. Laporan tersebut membuat para investor menjadi ragu, apakah The Fed akan menurunkan suku bunga seagresif perkiraan mereka sebelumnya.

Harga emas di pasar spot turun 0,85 persen menjadi USD 1.401 per ounce semalam. Penurunan ini sekaligus menahan laju kenaikan yang sudah tejadi sehari sebelumnya.

Sementara untuk harga emas berjangka AS pengiriman Agustus naik 0,26 persen menjadi $ 1.408,8 per ounce. Harga emas telah menyentuh level tertinggi satu minggu di $ 1.426 di awal sesi.

Federal Reserve AS bulan lalu menurunkan proyeksi inflasi untuk 2019 menjadi 1,5 persen dari 1,8 persen. Namun, ini dinilai tidak mengubah harapan The Fed memangkas suku bunga bulan ini meski hanya 25bps.

"(Setelah) Kami melihat data inflasi hari ini - pasar mulai mundur (dari buying emas) hari ini karena (data inflasi AS) menentang perlunya penurunan suku bunga tambahan," kata Chris Gaffney, President of World Markets di TIAA Bank. Menurut Gaffmey, turunnya harga emas hari ini adalah reaksi spontan para pelaku pasar.

"Pergerakan harga emas di hari Kamis ini hanyalah penyesuaian terhadap kemungkinan bahwa kenaikan kemarin sepertinya sedikit terlalu cepat, tetapi (karena) harga emas masih mempertahankan level di atas $1,400, maka tampaknya (emas) akan terus bertahan di atas level tersebut," tambah Gaffney.

Para pembuat kebijakan dari bank sentral AS dijadwalkan bertemu pada 30-31 Juli, di mana investor akan mencari petunjuk lebih lanjut tentang pelonggaran kebijakan moneter.

Emas menguat ke puncak enam tahun terakhir di USD 1,438.63 per ons pada bulan lalu. "Jika harga emas kembali tembus di atas USD 1.438 dapat menyebabkan penguatan kembali dengan USD 1.500 menjadi target level selanjutnya," tulis Hussein Sayed, kepala strategi pasar di FXTM./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.