A A A
Home Trading News Commodity Penurunan Harga Emas Tertahan Spekulasi Cut Rate The Fed

Penurunan Harga Emas Tertahan Spekulasi Cut Rate The Fed

PDFPrint

GOLD.2Perdagangan Selasa (11/06) kemarin harga emas berlanjut melemah dengan spot XAU/USD turun serendah 1.319 yang merupakan level terendah sepekan, setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk tidak melanjutkan rencananya mengenai penetapan tarif tambahan terhadap produk impor asal Meksiko..

Namun penurunan emas tidak berlangsung lama, dan kembali naik hingga di tutup di level 1.326 di akhir sesi AS pagi tadi. Hingga saat berita ditulis siang ini harga emas terus menanjak hingga mecapai level tertinggi intraday di 1.333 sejauh ini pagi ini.

Adanya spekulasi bahwa The Fed mungkin akan memangkas suku bunganya setelah data NFP AS bulan Mei yang dirilis mengecewakan, mampu memberikan sedikit ruang bagi harga emas untuk tidak anjlok lebih dalam.

Sejak awal, pasar berspekulasi atas penurunan suku bunga acuan Federal Reserve. Di sisi lain, perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China masih jauh dari penyelesaian. Alhasil, aksi tunggu menyebabkan investor enggan mengambil posisi.

"Investor menduga akan ada semacam resolusi soal tarif impor pada akhir bulan ini ketika Presidan AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu," kata Michael Matousek, head trader US Global Investors kepada Reuters.

Matousek menambahkan, retorika penurunan suku bunga Fed Fund Rate pun melemahkan dollar AS sejak awal pekan. "Hal ini menjadi penopang harga emas," kata dia.

Para investor memperkirakan, The Fed akan memangkas suku bunga pada Juli mendatang. Pasar pun menunggu rilis data consumer price index (CPI) AS yang dirilis hari ini. Angka CPI ini menjadi salah satu data yang diamati oleh The Fed sebagai indikator inflasi. Jumat nanti, AS pun akan merilis data penjualan ritel sebagai indikasi efek kenaikan tarif terhadap ekonomi.

Trump juga mengkritik bank sentral lagi kemarin, mengatakan bahwa The Fed telah menaikkan suku terlalu tinggi dan bahwa kebijakan portofolio obligasi adalah "konyol." Trump telah tersinggung dengan The Fed karena menaikkan suku bunga selama masa jabatannya dan untuk mengurangi portofolio aset senilai $ 3,8 triliun, yang menurutnya telah merugikan perekonomian dan menempatkan AS pada posisi yang tidak menguntungkan.

Pakar emas berpendapat emas berjangka bisa menembus $ 1.400 jika The Fed mengeluarkan pernyataan kebijakan dovish setelah pertemuan 18-19 Juni.

Trump juga mengatakan pada hari Selasa bahwa ia akan menaikkan tarif impor Tiongkok lebih lanjut jika ia tidak dapat membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan Xi pada KTT G20 akhir bulan ini. Perwakilan Xi menolak untuk mengkonfirmasi apakah pemimpin China akan bertemu Trump pada pertemuan 28-29 Juni di Osaka, Jepang. Tetapi Beijing bersumpah akan memberikan tanggapan yang keras jika Amerika Serikat bersikeras untuk meningkatkan ketegangan perdagangan di tengah negosiasi yang sedang berlangsung./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.