A A A
Home Trading News Commodity Minyak Jatuh karena Pertumbuhan Permintaan yang Lebih Lemah

Minyak Jatuh karena Pertumbuhan Permintaan yang Lebih Lemah

PDFPrint

CRUDE.OIL.7Harga minyak turun pada hari Rabu, terbebani oleh prospek permintaan minyak yang lebih lemah dan kenaikan persediaan minyak mentah AS meskipun ada ekspektasi meningkatnya pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional untuk harga minyak, turun 76 sen, atau 1,22%, pada $ 61,53 per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 79 sen, atau 1,3%, menjadi $ 52,58 per barel.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019 dan produksi minyak mentah AS dalam laporan bulanan yang dirilis pada Selasa.

Ini mengurangi perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019 sebesar 160.000 barel per hari (bph) menjadi 1,22 juta barel per hari, meskipun juga mengurangi perkiraan untuk produksi minyak mentah 2019 AS menjadi 12,32 juta barel per hari, 140.000 barel per hari lebih rendah dari perkiraan Mei.

Kenaikan mengejutkan dalam stok minyak mentah AS juga membuat harga minyak di bawah tekanan.

"Investor khawatir tentang kenaikan stok baru-baru ini di AS," kata bank ANZ dalam sebuah catatan.

Persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik 4,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 7 Juni menjadi 482,8 juta barel, menurut data dari American Petroleum Institute (API) pada Selasa. Itu dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 481.000 barel.

Data resmi dari Administrasi Informasi Energi (AMDAL) akan dirilis pukul 1430 GMT pada hari Rabu.

Dengan pertemuan OPEC berikutnya beberapa minggu lagi, pasar sedang mengamati apakah produsen minyak utama dunia akan memperpanjang pengurangan pasokan mereka.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa non-anggota termasuk Rusia, telah membatasi produksi minyak mereka sebesar 1,2 juta barel per hari sejak awal tahun dalam upaya untuk menopang harga.

Menteri Energi UEA Suhail bin Mohammed al-Mazroui mengatakan pada hari Selasa bahwa anggota OPEC hampir mencapai kesepakatan untuk melanjutkan pengurangan produksi.

OPEC dijadwalkan bertemu pada 25 Juni, diikuti dengan pembicaraan dengan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia pada 26 Juni. Namun Rusia menyarankan perubahan tanggal menjadi 3-4 Juli, sumber dalam kelompok itu sebelumnya mengatakan kepada Reuters./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.