A A A
Home Trading News Commodity Emas Kembali Menguat, Hasil Pembicaraan China-AS Kurang Direspon

Emas Kembali Menguat, Hasil Pembicaraan China-AS Kurang Direspon

PDFPrint

GOLD-USDPagi ini emas ditransaksikan lebih tinggi, dari sesi penutupan Kamis pagi tadi. Harga emas di pasar berjangka untuk kontrak Februari 2019 menguat sebesar 0,21% di posisi 1.290. Pada penutupan perdagangan kemarin, harga emas dunia ditutup melemah 0,36% di posisi US$ 1.287,4 /troy ounce.

Sementara Spot Gold XAU/USD saat ini juga terpantau naik dan bergerak di kisaran 1.290, setelah semalam turun serendah 1.286.

Hasil positif perang dagang AS-China memang kuat diduga menekan harga emas kemarin. Namun, dengan tidak adanya kontrak perjanjian apapun yang dihasilkan dari perundingan kedua negara kemarin, membuat sentimen negatif terhadap komoditas ini tidak bertahan lama.

Perlambatan ekonomi dunia yang kian nyata masih kuat mendominasi pasar keuangan. Akibatnya, investor masih terkesan ragu-ragu untuk lebih berani berinvestasi pada instrument beresiko lainya.

Ditambah lagi, bank sentral AS (The Fed) diprediksi tidak akan menaikkan suku bunga acuannya tahun ini. Hal itu membuat dolar kurang dipandang.

Saat dolar cenderung lemah, dikombinasikan sentimen perlambatan ekonomi, emas memang seringkali dijadikan pelindung nilai karena harganya yang relatif lebih stabil.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 9,20 sen AS atau 0,58 persen, menjadi US$ 15,643 per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah US$ 0,80 atau 0,10 persen, menjadi US$ 826,10 per ounce./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.