A A A
Home Trading News Commodity

Commodity

Harga Emas Makin Turun, Seiring Kabar Positif AS-China

PDFPrint

Tuesday, 22 October 2019 11:01

GOLD.5Harga emas masih benar-benar tak kuat untuk menembus level psikologis 1.500. Spot Gold XAU/USD hingga siang ini saat berita ditulis telah turun serendah 1.480 melanjutkan penurunan semalam.

Melemahnya harga emas seiring dengan perkembangan positif perang dagang AS-China. Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengatakan upaya untuk mengakhiri perang dagang AS dengan China berjalan dengan baik karena para negosiator dari kedua negara bekerja untuk memakukan teks kesepakatan perdagangan Fase 1 untuk ditandatangani bulan depan ketika mereka bertemu pada pertemuan puncak APEC bulan November.

Jika melihat lebih ke belakang, hingga awal pekan ini, harga logam mulia tidak sekalipun mampu menyentuh level psikologis tersebut. Sejak menembus ke atas level US$ 1.500/troy ons pada 7 Agustus lalu, harga emas memang beberapa kali turun.

Padahal isu resesi di AS kembali muncul yang seharusnya bisa mendongkrak lagi harga emas, tapi ternyata tak cukup kuat.

Last Updated on Tuesday, 22 October 2019 11:18
 
 

Harga Minyak Naik, Namun Tertahan Perlambatan Ekonomi Global

PDFPrint

Tuesday, 22 October 2019 10:30

CRUDE.OIL.9Harga minyak lumayan mantap pada hari Selasa (22/10), didukung oleh tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan tentang penyelesaian sengketa perdagangan AS-China, tetapi keuntungan tertahan oleh kecemasan yang masih ada perlambatan ekonomi global yang dapat menekan permintaan minyak mentah.

Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 59,10 per barel, naik 14 sen, atau 0,2%, dari penyelesaian sebelumnya. Brent turun 0,8% di $ 58,96.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 18 sen, atau 0,3%, dari penutupan terakhir mereka menjadi $ 53,49 per barel. Pada sesi sebelumnya, WTI menetap 0,9 lebih rendah pada $ 53,31 per barel.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengatakan upaya untuk mengakhiri perang dagang AS dengan China berjalan dengan baik karena para perunding dari kedua negara bekerja untuk memakukan teks kesepakatan perdagangan Fase 1 bagi para pemimpin mereka untuk ditandatangani bulan depan ketika mereka bertemu pada pertemuan puncak APEC bulan November.

Last Updated on Tuesday, 22 October 2019 11:10
 
 

Emas Bergerak Sideways, Kesulitan Menembus Level Psikologis 1.500

PDFPrint

Monday, 21 October 2019 10:51

GOLD.10Harga emas belum berhasil menembus level psikologis 1.500, bergerak dikisaran 1.489 saat berita ini ditulis.

Keraguan investor dalam menyikapi ketidakpastian berbagai isu di pasar menyebabkan harga emas bergerak sideways dalam range sempit sejak pekan kemarin. Tarik-menarik antara sentimen risk-on dan risk-off sebelum ditutup pada USD1490 per troy ounce pada jum'at kemarin. Harga penutupan ini menguat tipis 0.2% dari harga penutupan minggu sebelumnya.

Kini, pelaku pasar wait and see, menunggu hasil voting keputusan Brexit di parlemen Inggris dan perkembangan negosiasi dagang AS-China tahap pertama. Sementara itu, kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat resesi dan kemungkinan pemotongan suku bunga The Fed telah diantisipasi pasar.

Sejak menembus ke atas level US$ 1.500/troy ons pada 7 Agustus lalu, emas memang berapa kali turun kembali, tapi tidak lebih dari 2 x 24 jam sudah kembali menyentuh level tersebut.

 
   

Harga Minyak Turun karena Prospek Permintaan yang Lemah

PDFPrint

Monday, 21 October 2019 10:27

CRUDE.OIL.7Harga minyak mereda pada Senin di tengah kekhawatiran yang terus-menerus tentang prospek ekonomi global dan dampaknya terhadap permintaan minyak, sementara Rusia kembali kehilangan target untuk memangkas produksi minyak bulan lalu.

Benchmark global, minyak mentah berjangka Brent (LCOc1) turun 10 sen, atau 0,2%, menjadi $ 59,32 per barel.

Minyak mentah berjangka AS (CLc1) turun sebesar 9 sen, atau 0,2%, menjadi $ 53,69.

"Pasar komoditas terus berjuang di tengah data ekonomi yang lemah," kata ANX Bank dalam sebuah catatan.

Pertumbuhan ekonomi China melambat menjadi 6% tahun-ke-tahun pada kuartal ketiga, terlemah dalam 27-1 / 2 tahun dan kurang dari harapan karena produksi pabrik lunak dan ketegangan perdagangan yang berkelanjutan.

 
 

Pasar Asia Bergerak Variasi di Tengah Ketidakpastian Brexit

PDFPrint

Monday, 21 October 2019 10:10

ASIA-STOCK.7Shanghai Composite dan Komponen Shenzhen keduanya tergelincir 0,1% pagi tadi.

Data Biro Statistik Nasional menunjukkan hari Senin bahwa harga rumah baru China naik 0,53% pada September dari Agustus di 70 kota besar. Sementara itu, Beijing secara tak terduga mempertahankan Suku Bunga Pinjaman (LPR) satu tahun tidak berubah pada 4,2%. LPR lima tahun ditetapkan pada 4,85%, juga tidak berubah dari September.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,2%.

Nikkei 225 juga naik 0,2%. Ekspor Jepang pada bulan September turun 5,2% tahun ke tahun, data Departemen Keuangan menunjukkan pada hari Senin, terseret oleh suku cadang mobil dan peralatan produksi semikonduktor.

 
   

Page 1 of 617

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.