A A A
Home

Rangkuman Perdagangan Senin dan Fokus Data Ekonomi Selasa

PDFCetak

Selasa, 22 May 2018 08:49

FOREX.7Perdagangan Senin (21/05) US dolar turun dari level tertinggi baru lima bulan, Kemerosotan USD terjadi ditengah usaha pemulihan euro dari posisi terendah multi-Month

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan USD terhadap enam mata uang utama, ditutup melemah di 93.54 setelah sebelumnya naik setinggi 94.06 yang didukung oleh meredanya perang dagang AS-China.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut belum akan mengenakan tarif pada produk-produk China untuk saat ini, setelah kedua negara membuat kemajuan kesepakatan terkait isu perdagangan selama dua hari perundingan kemarin.
Selama negosiasi masih berjalan, AS dan China memutuskan untuk mencabut masing-masing ancaman penerapan bea impor.

EUR/USD naik menjadi $ 1,1794, memantul dari terendah lima bulan di $ 1,1715 tetapi pelaku pasar mengatakan rally hanya bersifat sementara karena ketidakpastian politik yang sedang berlangsung di Italia akan membatasi momentum kenaikan.

Koreksi yang terjadi pada USD turut memberikan dukungan untuk Aussei, AUD/USD menguat tajam ke level 0.7586 di sesi perdagangan AS ditopang oleh menguatnya harga tembaga yang merupakan komoditas dari Australia.

Penguatan dollar Australia ini juga ditopang oleh positifnya hubungan dagang antara AS-China, dimana China sering memberikan pengaruh pada kekuatan dollar Australia karena merupakan mitra utama dan terbesar Australia.

Sementara poundsterling masih bergerak di area level terendah sejak Januari tahun ini, GBP/USD terus melemah di awal sesi Eropa dan sesaat merosot di bawah 1.3400, turun seredah 1.3389.

Meredanya ketegangan perdagangan AS-China memberikan dorongan tambahan untuk dollar AS yang sudah lebih kuat, ditambah dengan munculnya kembali dampak Brexit kepada kemungkinan referendum kemerdekaan Skotlandia sehingga memberikan beberapa tekanan tambahan pada poundsterling. Juga berkurangnya harapan Kenaikan suku BoE juga menjadi faktor yang melemahkan Pounds.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 15.15 WIB - GBP MPC Member Vlieghe Speaks, bersaksi di sidang dengar pendapat ulang di parlemen sebelum Komite Keuangan, di London.
  2. 15.30 WIB - GBP Public Sector Net Borrowing (F'Cast: 7.2B / Prev: -0.3B)
  3. 16.00 WIB - GBP Inflation Report Hearings
 
 

Sterling jatuh ke level terendah 2018 ditengah penguatan US dollar dan fokus data ekonomi minggu ini

PDFCetak

Senin, 21 May 2018 20:19

GBP-USD.2Pada perdagangan hari Senin Poundsterling jatuh ke level terendah dalam lima bulan karena penguatan US dollar yang masih berlanjut dan investor fokus akan data ekonomi minggu ini yang dapat menentukan apakah Bank of England akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Reli yang berkelanjutan pada US dolar dan berkurangnya harapan bahwa suku bunga akan naik telah menyebabkan poundsterling uang merupakan salah satu mata uang utama berkinerja terbaik mengakhiri semua keuntungan tahun ini.

Sterling merosot setengah persen menjadi $ 1,3412, terendah sejak 28 Desember, karena dolar melonjak dikarenakan laporan bahwa Amerika dan China menunda perang dagang mereka.

Data penting tentang ekonomi Inggris yang akan dirilis minggu ini, termasuk inflasi dan produk domestik bruto, akan diteliti oleh investor untuk mengukur apakah BoE akan mengetatkan kebijakan moneter pada awal Agustus.

"Pasar telah kehilangan kepercayaan dan keyakinan atas pengetatan kebijakan BoE, [jadi] kami sekarang memberi penekanan yang kuat pada hasil data ekonomi Inggris untuk memandu ekspektasi kebijakan pasar," kata ING FX analis Viraj Patel. "Berbagai rilis data ekonomi akan membuat pergerakan yang signifikan pada pound minggu ini."

Risiko seputar persetujuan jenis hubungan pasca-perceraian Inggris dengan Uni Eropa telah membebani pound pekan lalu. Tetapi alasan terbesar untuk kejatuhan sterling adalah perubahan drastis dalam ekspektasi pasar ketika BoE akan menaikkan suku bunga.

 
 

US Dolar AS menguat karena meredanya Perang Perdagangan antara China dan Amerika

PDFCetak

Senin, 21 May 2018 18:18

USD.1Dolar Amerika berada pada level tertinggi tahun ini karena penangguhan dari perang perdagangan antara AS dan China.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, rally 0,28% menjadi 93,84 pada saat berita ditulis setelah sempat mencapai level tertinggi baru di 94.06.

Perang dagang antara AS dan China "tertahan" karena kedua negara bekerja pada perjanjian perdagangan, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pada hari Minggu. Kedua negara telah terlibat dalam perselisihan tarif atas ketidaksetujuan tarif selama beberapa bulan terakhir, tetapi bertemu pekan lalu di Washington untuk membahas perbedaan perdagangan mereka.

Greenback juga didukung oleh imbal hasil obligasi yang naik ke level tertinggi tujuh tahun. Hasil pada benchmark Treasury 10-tahun Amerika Serikat naik menjadi 3,076 setelah mencapai tertinggi semalam di 3,082.

Kenaikan imbal hasil obligasi, bersama dengan data ekonomi positif dan meningkatnya inflasi, telah mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dan memperketat kebijakan moneter.

The Fed menaikkan suku bunga pada bulan Maret dan diperkirakan akan menaikkan suku dua kali lebih banyak, dengan beberapa investor memperkirakan kenaikan tiga kali lagi.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 21 May 2018 20:21
 
   

USD/JPY Naik, Perang Dagang AS-China Ditunda

PDFCetak

Senin, 21 May 2018 11:25

CHINA.VS.AS.01Dolar menguat terhadap yen pada hari Senin, setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan perang perdagangan AS dengan China "ditahan", meningkatkan sentimen risiko di tengah harapan untuk meredakan ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut belum akan mengenakan tarif pada produk-produk China untuk saat ini, setelah kedua negara membuat kemajuan terkait isu perdagangan selama dua hari perundingan.

Hari Minggu kemarin, Mnuchin menyatakan bahwa AS dan China sama-sama mundur dari kemungkinan perang dagang, utamanya setelah negosiasi dua hari antara kedua negara. Mnuchin menilai bahwa negosiasi tersebut membuahkan perkembangan yang sangat baik, meskipun belum menghasilkan kesepakatan yang pasti. Selama negosiasi masih berjalan, AS dan China memutuskan untuk mencabut masing-masing ancaman penerapan bea impor.

Dolar naik 0,2 persen menjadi 111.28 yen saat berita ini ditulis, mendekati level tertinggi empat bulan 111,085 yen yang telah ditetapkan pada hari Jumat.

Sementara Indeks Dollar AS saat ini naik setinggi 93.89, mencapai level tertinggi baru dalam lima bulan. 

 
 

Harga Emas Ditransaksikan Moderat

PDFCetak

Senin, 21 May 2018 11:11

GOLD-USDHarga emas masih diperdagangkan secara moderat dengan range terbatas sejak empat hari terakhir. Pada penutupan Jumat kemarin, emas berakhir dengan penguatan tipis karena disebabkan oleh Greenback yang juga sedang mengalami koreksi.

Dengan dinamika pasar saat ini, harga emas berjangka untuk pengiriman Juni naik sebesar $1.90 atau hampir 0.2%, dan menyelesaikan pergerakan di level $1291.30 per ons.

Kondisi tersebut memperlihatkan kenaikan tipis pada penyelesaian harian. Namun untuk penyelesaian mingguan, emas berjangka berada pada level terburuk, dengan mencatatkan kerugian sebesar 2.2% sejak Desember tahun lalu.

Harga emas di bursa Comex kembali melemah, di saat indeks dolar Amerika Serikat yang terus mencetak kinerja positif dalam sepekan penuh pada minggu keempat Mei 2018.

Pada perdagangan pagi ini, harga emas Comex kontrak Juni 2018 dibuka melemah US$1 atau 0,08% ke US$1.290 per ounce.
Harga emas meski melemah pada pagi ini, berusaha bertahan di level 1.290-an.

 
   

Halaman 1 dari 9

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.