A A A
Home

Rilis Data GBP - Retail Sales & Public Sector Net Borrowing

PDFCetak

Kamis, 21 Maret 2019 16:24

1. GBP Retail Sales m/m (Act: 0.4% / F'Cast : -0.4% / Prev: 1.0%)

RETAIL.SALES.2Retail Sales adalah data ekonomi yang menunjukkan jumlah perubahan total penjualan di tingkat ritel. Rilis kali ini adalah laporan untuk bulan Februari 2019 dan hasilnya dirilis lebih bagus dibanding perkiraan, tapi lebih jelek dari previousnya

Data retail sales adalah salah satu ukuran utama belanja konsumen, yang menyumbang sebagian besar kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Penjualan Retail merupakan indikator awal untuk pengeluaran konsumen dan akan berdampak pada pertumbuhan dan juga tingkat inflasi.

2. GBP Public Sector Net Borrowing (Act : -0.7B / F'cast : -0.3B / Prev: -15.8B)

GBP Public Sector Net Borrowing bulan Februari 2019 dirilis lebih bagus dibandingkan perkiraan, tapi lebih jelek dari bulan sebelumnya.
Data ekonomi ini menunjukkan besaran perbedaan antara pengeluaran dan pendapatan pada perusahaan publik, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah selama bulan sebelumnya.
Angka yang positif mengindikasikan defisit anggaran sebaliknya angka yang negatif mengindikasikan surplus.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 21 Maret 2019 16:36
 
 

Rilis Data Ekonomi CHF - Keputusan Suku Bunga SNB

PDFCetak

Kamis, 21 Maret 2019 15:17

CHF Libor Rate (Act: -0.75% / F'Cast : -0.75% / Prev: -0.75%)

CHF-SNB.5London Interbank Offered Rate (Libor)/ Suku bunga Swiss National Bank (SNB) Maret 2019 Tidak berubah. TETAP di -0.75% untuk jangka waktu 3 bulan kedepan.

SNB mengumumkan suku bunga per 3 bulan (per kwartal). Suku bunga SNB tertinggi adalah di 3.50% pada bulan Juni 2000 dan terendah di -0.75% pada Januari 2015 hingga sekarang.

Sejak menerapkan suku bunga acuan 0.0% pada Agustus 2011, SNB telah memotong suku bunganya 2 kali masing-masing sebesar -0.25% pada 18 Desember 2014 dan -0.50% pada 15 Januari 2015.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 21 Maret 2019 15:32
 
 

PM May mendesak anggota parlemen untuk mendukung kesepakatan Brexit saat ini

PDFCetak

Kamis, 21 Maret 2019 12:50

GBP-PM.MAY01Perdana Menteri Theresa May mengatakan pada hari Rabu bahwa dia sangat menyesali keputusannya untuk mengajukan perpanjangan Brexit dari Uni Eropa dan dia mendesak anggota parlemen, yang dua kali sebelumnya menolak rencananya, untuk mendukungnya sekarang.

"Penundaan ini adalah masalah penyesalan pribadi yang besar bagi saya," kata May dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di kediamannya di Downing Street.

"Saya sangat berharap bahwa (anggota parlemen) akan menemukan cara untuk mendukung kesepakatan yang telah saya negosiasikan dengan Uni Eropa, kesepakatan yang dihasilkan dari referendum dan merupakan kesepakatan terbaik yang bisa dinegosiasikan, dan saya akan terus bekerja siang dan malam untuk mendukung kesepakatan itu tersebut".

"Dan saya tidak mempunyai rencana untuk menunda Brexit lebih jauh dari 30 Juni," katanya.

Sebelumnya pada hari Rabu, PM May meminta UE untuk mengizinkan Inggris menunda tanggal perpisahannya dengan UNi Eropa selama tiga bulan hingga 30 Juni, dan para pemimpin Uni Eropa diperkirakan akan membahas masalah ini pada pertemuan puncak pada hari Kamis. [ang]

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 21 Maret 2019 12:52
 
   

Perancis Isyaratkan Akan Tolak Perpanjangan Brexit

PDFCetak

Kamis, 21 Maret 2019 12:04

GBP-BREXIT.4Menteri Luar Negeri Perancis mengatakan negaranya memiliki pesan yang jelas: Inggris meratifikasi kesepakatan Brexit atau pergi dengan tanpa-kesepakatan. Dia menambahkan jika PM Inggris Theresa May tidak dapat menjamin Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui kesepakatan, Dewan Eropa akan menolak permintaan untuk memperpanjang Pasal 50.

Selain itu, media cetak Perancis Le Point mengatakan bahwa Presiden Perancis Emmanuel Macron cenderung menolak perpanjangan Pasal 50 di Dewan Eropa hari Kamis. Laporan ini belum dikonfirmasi oleh Élysée Palace.

GBP/USD kembali turun, sempat diperdagangkan di sekitar 1,3184 pagi tadi. Sebelumnya, Pound mencapai terendah satu minggu di 1,3146 semalam.

 
 

US Dollar Stabil Setelah Melemah Semalam karena Nada Dovish Fed

PDFCetak

Kamis, 21 Maret 2019 11:30

USD-8Setelah jatuh pada hari Rabu, US Dolar stabil terhadap enam mata uang utama dan bergerak di kisaran 95,90 pada sesi Asia kamis siang ini. Itu naik tipis terhadap mata uang Jepang yang saat ini berada dikisaran ¥ 110,43. Euro naik 0,14 persen pada hari ini di $ 1,1430.

Sementara sterling rebound dari penurunan tajam pada hari Rabu setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May meminta Uni Eropa untuk menunda Brexit sampai 30 Juni, perpanjangan yang lebih pendek dari yang diperkirakan beberapa pasar. Mei kemudian mengatakan dia "tidak siap untuk menunda Brexit lebih jauh." Pound naik 0,11 persen pada $ 1,3211.

Dolar menopang kerugian besar di Asia pada hari Kamis setelah didorong oleh prediksi kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, yang kian menahan diri atau dovish.

 
   

Halaman 1 dari 11

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.