A A A
Home

Pound Terus Melemah, PM May Semakin Ditekan Untuk Mengundurkan Diri

PDFCetak

Kamis, 23 May 2019 16:04

GBP-USD.EUR.01Dolar menguat di awal perdagangan sesi di Eropa Rabu siang ini, karena pengunduran Perdana Menteri Inggris Theresa May yang diperkirakan segera terjadi seiring babak baru Brexit yang menekan pound menjelang pemilihan parlemen Eropa yang dimulai hari ini.

Pasangan GBP/USD sejauh ini telah turun serendah di $ 1,2605, terendah baru 2019, melanjutkan penurunannya setelah Andrea Leadsom, anggota parlemen yang bertugas mengatur bisnis pemerintah di House of Commons, mengundurkan diri daripada memperkenalkan RUU Kesepakatan Penarikan Uni Eropa yang direvisi Mei. Times of London melaporkan bahwa banyak anggota parlemen May berharap Mei sekarang mengundurkan diri dalam satu atau dua hari ke depan.

Pound juga berada di level terendah empat bulan di 1,1321 terhadap euro.

"Peluang perubahan kekuasaan di London segera meningkat, seperti halnya Brexit yang sulit pada 31 Oktober. Keduanya akan berdampak buruk bagi pound," kata ahli strategi Deutsche Bank (DE: DBKGn) Ulrich Stephan.

 
 

Rangkuman Rilis Data EUR - Flash Manufacturing dan Flash Services PMI; German Ifo Business Climate

PDFCetak

Kamis, 23 May 2019 14:35

Rilis pukul 14.15 WIB
1. EUR French Flash Manufacturing PMI (Act : 51.7 / F'cast : 50.7 / Prev: 50.5)
Kali ini hasilnya dirilis lebih Bagus dibanding perkiraan dan previousnya
2. EUR French Flash Services PMI (Act: 50.6 / F'cast : 50.1 / Prev: 50.0)EUR-EUROZONE.3
Kali ini hasilnya dirilis lebih Bagus dibandingkan perkiraan dan previousnya


Rilis pukul 14.30 WIB
1. EUR German Flash Manufacturing PMI (Act: 44.3 / F'cast : 44.9 / Prev: 44.4)
Kali ini hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan previousnya

2. EUR German Flash Services PMI (Act: 55.0 / F'cast : 55.2 / Prev : 55.7)
Kali ini hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan previousnya

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 23 May 2019 15:04
 
 

Yen Menguat Didukung Permintaan 'Safe Haven", Brexit Kembali Guncang Kepercayaan Investor

PDFCetak

Kamis, 23 May 2019 10:19

JPY.2Yen menguat terhadap rival-nya pada hari Kamis karena kekhawatiran perdagangan AS dan China yang terus-menerus ditambah perkembangan Brexit yang memicu peningkatan penghindaran risiko, dan mengangkat mata uang safe-haven Jepang.

Yen menguat 0,1% pada 110,27 terhadap dolar saat berita ini ditulis, setelah mundur dari level terendah dua minggu di 110,62 yang jatuh pada hari Selasa.

Mata uang Jepang juga naik moderat terhadap euro, pound, dan dolar Australia, menambah keuntungan semalam.

Laporan bahwa Amerika Serikat dapat memberlakukan pembatasan pada perusahaan teknologi China Hikvision memperbaharui kegelisahan pasar tentang perdagangan pada hari Rabu, membalikkan reli bantuan yang mengikuti langkah Washington untuk membatasi sementara terhadap Huawei Technology Co Ltd.

 
   

Harga Emas Tetap Stabil Setelah Rilis Notulen FOMC

PDFCetak

Kamis, 23 May 2019 09:59

GOLD.6Harga emas bergerak dalam range sempit pada Rabu kemarin dan terpantau stabil hingga perdagangan pada pagi ini. XAU/USD saat berita ini ditulis bergerak dikisaran 1.273 tidak banyak berubah dengan harga penutupan perdagangan pagi tadi.

Sedangkan harga emas berjangka AS menetap 0,1 persen lebih tinggi ke level USD 1.274,20 per ounce.

Notulen FOMC yang dirilis semalam tidak banyak direspon oleh pasar keuangan. Harga emas sempat diperdagangkan di atas level terendah dalam dua minggu di 1.269 karena pasar saham merosot akibat ketegangan perdagangan AS-China.

Risalah dari pertemuan terakhir the Fed menunjukkan para pembuat kebijakan setuju bahwa pendekatan yang akan mereka gunakan saat ini untuk menetapkan kebijakan moneter adalah kehati-hatian. Oleh karena itu mereka bersabar untuk beberapa waktu ke depan.

 
 

Harga Minyak Jatuh pada Peningkatan Stok Minyak AS dan Kekhawatiran Ekonomi

PDFCetak

Kamis, 23 May 2019 09:38

CRUDE.OIL.7Harga minyak turun pada hari Kamis, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya di tengah melonjaknya persediaan minyak mentah AS dan permintaan yang lemah dari kilang.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional untuk harga minyak, berada di $ 70,62 per barel, turun 37 sen, atau 0,5 persen, dari penutupan terakhir.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 31 sen, atau 0,5 persen, menjadi $ 61,11 per barel.

Minyak mentah berjangka sudah turun sekitar 2 persen pada hari sebelumnya.

"Meningkatnya persediaan dan perlambatan dengan permintaan produk olahan bisa menunjukkan kita bisa melihat tekanan lebih lanjut (pada harga)," kata Edward Moya, analis senior di pialang berjangka OANDA.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 23 May 2019 10:12
 
   

Halaman 1 dari 9

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.