A A A
Home

Indeks Dolar AS Stabil, Fokus Berita Perdagangan dan Jackson Hole

PDFCetak

Senin, 19 Agustus 2019 13:59

USD-8Indeks dollar AS bergerak stabil dalam kisaran sempit di awal pekan Hari senin siang ini, saat berita dituli berada di sekitar wilayah 98,20.

Fokus investor pekan ini tertuju pada pidato ketua The Fed pada simposium Jackson Hole yang akan menjadi katalis Indeks Dolar AS pada Minggu ini.

Namun, momentum naik dalam indeks dollar kehilangan beberapa daya tarik, meskipun Greenback berhasil bertahan di atas resistance utama di angka 98,00.

Pasar telah mengabaikan retorika perdagangan lebih lanjut oleh Presiden Trump sejauh ini, kali ini menimbulkan keraguan atas kemampuan kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan dalam jangka pendek/menengah.

Selain kegelisahan perdagangan, kebisingan geopolitik yang berasal dari Hong Kong kemungkinan akan menarik perhatian investor karena masalah ini masih jauh dari terselesaikan.

 
 

AUD/USD Stabil Meskipun Yields Obligasi 10-Tahun Aussie Naik

PDFCetak

Senin, 19 Agustus 2019 10:54

AUD-USD.4AUD/USD saat ini diperdagangkan tidak berubah pada hari ini di kisaran 0,6780, setelah mencapai tertinggi 0,6790 beberapa menit yang lalu.

Imbal hasil obligasi pemerintah Australia saat ini diperdagangkan di 0,933 basis poin, menunjukkan kenaikan empat basis poin pada hari ini dan naik lebih dari sepuluh basis poin dari rekor low 0,86 basis poin yang dicapai pada hari Jumat.

Namun, sejauh ini pemulihan dalam Yields telah gagal untuk menempatkan tawaran beli pada Dolar Australia.

Kenaikan ini mungkin dibatasi oleh ketegangan perdagangan AS-China. Presiden AS Trump meredakan kekhawatiran resesi pada hari Sabtu tetapi mengatakan bahwa ia tidak siap untuk kesepakatan perdagangan dengan China./R

 
 

Mata Uang Safe-haven di Bawah Tekanan karena Harapan Stimulus Bank Sentral

PDFCetak

Senin, 19 Agustus 2019 10:45

SAFE HAVEN.01Mata uang safe-haven seperti yen dan franc Swiss berada di bawah tekanan pada hari Senin karena harapan para pembuat kebijakan akan melepaskan stimulus baru meredakan kekhawatiran langsung tentang perlambatan ekonomi global.

Harapan semacam itu mendapat dukungan dari reformasi suku bunga bank sentral China selama akhir pekan, terlihat menurunkan biaya pinjaman perusahaan, dan laporan stimulus fiskal baru di Jerman.

Namun, optimisme investor kemungkinan akan dibatasi menjelang keputusan A.S. pada hari Senin nanti tentang apakah akan terus membiarkan Huawei Technologies China untuk membeli pasokan dari perusahaan-perusahaan Amerika.

"Huawei adalah ujian besar untuk melihat apakah suasana risk-on saat ini akan terus berlanjut di pasar mata uang," kata Takuya Kanda, manajer umum departemen penelitian di Gaitame.com Research Institute.

 
   

Haga Emas Pertahankan Penguatan, Fokus Pidato Powell Di Jackson Hole

PDFCetak

Senin, 19 Agustus 2019 10:22

GOLD.5Harga emas masih melanjutkan penguatan dengan spot Gold XAU/USD masih bertahan di atas level psikologi 1.500. Penguatan harga emas masih didukung oleh ancaman resesi ekonomi di AS dan dampak perang dagang AS-China.

XAU/USD saat berita ini ditulis bergerak diksiaran 1.508, sedikit lebih rendah setelah pada perdagangan Jum'At kemarin berhasil naik setinggi 1.527 yang merupakan posisi tertinggi tiga hari perdagangan..

Untuk pekan kemarin, harga emas ditutup di USD1512.17 per troy ounce, atau menguat 1% dibandingkan harga penutupan minggu sebelumnya. Level ini masih menjadi yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir. Harga logam mulia sempat merosot hingga di bawah level psikologis 1500, setelah rilis data inflasi dan penjualan ritel AS bulan Juli yang di atas perkiraan, serta penundaan tarif impor pada produk-produk dari China.

Fokus Investor minggu ini adalah pidato ketua The Fed Jerome Powell pada hari kedua simposium tahunan Jackson Hole di Wyoming AS atau Jum'at akhir pekan ini. Sehari sebelumnya, akan dirilis notulen meeting FOMC 31 Juli-1 Agustus lalu yang diperkirakan kurang berdampak.

 
 

Minyak Naik Setelah Serangan Ladang Minyak Saudi

PDFCetak

Senin, 19 Agustus 2019 10:00

CRUDE.OIL.9Harga minyak mentah naik pada hari Senin setelah serangan akhir pekan pada fasilitas minyak Saudi oleh separatis Yaman, meskipun kenaikan harga dibatasi oleh laporan OPEC yang suram yang memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan.

Minyak mentah Brent (LCOc1) naik 45 sen, atau 0,8%, pada $ 59,09 per barel.

Minyak mentah AS (CLc1) naik 39 sen, atau 0,7%, menjadi $ 55,26 per barel.

Harga naik setelah serangan pesawat tak berawak oleh kelompok Yaman Houthi di ladang minyak di Arab Saudi timur pada hari Sabtu menambah ketegangan Timur Tengah. Serangan itu menyebabkan kebakaran di sebuah pabrik gas, tetapi Saudi Aramco yang dikelola pemerintah mengatakan produksi minyak tidak terpengaruh.

Namun, kekhawatiran tentang resesi ekonomi dan dampak pada pertumbuhan permintaan minyak menekan harga.

 
   

Halaman 1 dari 10

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.