AUDFriday, 25 June 2010 11:11 Open – 0.8738 Close – 0.8662 High [06.15 WIB] – 0.8771 Low [18.30 WIB]– 0.8642. Hari Kamis kemarin AUD bergerak naik pada sesi Asia, adanya berita bahwa Perdana Menteri Australia dari Partai Buruh Julia Gillard sudah dilantik membuat banyak pihak merasa mendapatkan angin segar dari kabar ini. Gillard yang dalam pidato pelantikannya mengumumkan bahwa dia secara pribadi akan berusaha untuk mengatasi masalah kenaikan pajak pada sector pertambangan di Australia membuat banyak investor gembira, karena sebelumnya penurunan AUD menuju level bawah adalah akibat dari berita kenaikan pajak di sector pertambangan Negara tersebut. Australia yang 60% perekonomiannya ditopang oleh sector pertambangan dan industry menjadi labil karena pembahasan mengenai kenaikan pajak untuk pertambangan mulai merebak, dan tentunya hal ini akan berpengaruh pada kenaikan harga ekspor komoditi mereka. Akibat dari berita ini, AUD turun drastic sejak bulan Mei dan sampai saat ini belum berhasil untuk kembali menuju level atas akibat sentiment negative yang terus menghinggapi mata uang ini dan solusi untuk masalah tersebut belum dapat ditemukan. Dengan adanya berita diatas, banyak analis dan investor mengharapkan diskusi antara Gillard dan petinggi di sector pertambangan dapat menemukan konklusi yang baik demi perkembangan ekonomi negeri kangguru tersebut. Akan tetapi AUD kembali turun drastic pada perdagangan sesi Amerika karena sentiment positif untuk risk apetite yang selama ini memuncak kembali memudar, membuat AUD turun dan menyentuh titik terendah harian kemarin di 0.8642. Selain menurunnya sentiment untuk asset beresiko, penyebab lainnya adalah adanya pernyataan dari The Fed yang menyatakan bahwa mereka sedikit pesimis dengan pemulihan ekonomi di Amerika yang terus menunjukkan penurunan, dan hal ini berdampak pula pada buruknya pergerakan harga saham unggulan di bursa Amerika serta turut memberikan tekanan bagi AUD untuk bergerak menuju level bawah.
Follow us on Twitter to get more news updates. Follow @gatramega
|
Latest NewsNikkei News
Hang Seng News |





