A A A
Home

Yen Menguat Pasca Rilis Data PDB

PDFCetak

Rabu, 15 November 2017 10:39

JPY.8Yen menguat di Asia karena PDB untuk kuartal ketiga naik sedikit lebih tinggi dari yang diperkirakan pada kecepatan tahunan.

USD / JPY turun 0,22% serendah 113.03 saat berita ini ditulis, setelah sebelumnya pagi tadi ditutup di 113.44 pada akhir sesi AS.

Pagi ini Jepang melaporkan PDB kuartal ketiga dengan kenaikan 0,3% sementara pada kuartal seperti yang diharapkan dan 1,4% untuk kecepatan tahun ini, sedikit lebih tinggi dari perkiraan kenaikan 1,3%.

Semalam, dolar diperdagangkan melemah terhadap sekeranjang mata uang pada hari Selasa yang tertekan oleh lonjakan euro ke level tertinggi tiga minggu menyusul data pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dari Jerman sementara data inflasi grosir AS yang optimis gagal membendung kerugian di USD./R

 
 

Euro Stabil di Level Tertinggi 2-Pekan; USD Melemah Jelang Rilis Data Inflasi

PDFCetak

Rabu, 15 November 2017 10:23

EUR-USD.6Euro stabil mendekati level tertinggi dua setengah minggu di awal perdagangan Asia pada hari Rabu, mendapat dorongan dari data ekonomi Jerman yang optimis karena investor menunggu data inflasi konsumen A.S yang akan dirilis malam ini.

Mata uang umum sedikit turun ke $ 1,1791 setelah melonjak lebih dari 1 persen di sesi sebelumnya. Ini bergerak menjauh dari level terendah 3,5 bulan di $ 1,1553 yang pekan lalu.

Kenaikan euro mendorong indeks dolar lebih rendah terhadap rival currency-nya, saat berita ini ditulis stabil di kisaran 93,856 (DXY), berkubang pada tingkat terendah sejak akhir Oktober dan jauh di bawah level tertinggi di 94,542.

Produk domestik bruto Jerman untuk Kuartal ke-III 2017 naik 0,8 persen, mengalahkan perkiraan jajak pendapat Reuters sebesar 0,6 persen.

Investor menunggu data inflasi konsumen A.S. untuk bulan Oktober malam ini yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan harga konsumen secara marjinal.

 
 

Rangkuman Perdagangan Selasa dan Fokus Data Ekonomi Rabu

PDFCetak

Rabu, 15 November 2017 09:06

FOREX.7Perdagangan Selasa (14/11) US Dollar melemah terhadap mata uang utama, tertekan oleh lonjakan euro ke level tertinggi tiga minggu menyusul data pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dari Jerman dan Poundsterling yang menguat juga turut menekan USD. Sementara data inflasi grosir/ Produsen AS yang optimis gagal membendung kerugian USD (Act: 0.4% / F'Cast: 0.1% / Prev: 0.4%).

Indeks dolar A.S turun 0,60% menjadi 93,73.
EUR/USD naik sekitar 1% setinggi 1.1804 yang merupakan  tertinggi tiga minggu, setelah data awal menunjukkan bahwa Jerman, ekonomi terbesar zona euro, tumbuh 0,8% pada kuartal ketiga tahun ini. Itu mengalahkan harapan untuk kenaikan 0,6%.

Kenaikan tajam PDB Jerman mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dalam ekonomi zona euro yang lebih luas karena perkiraan awal untuk pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga menunjukkan blok perdagangan tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,5%.

Sterling, diperdagangkan lebih tinggi terhadap USD meskipun ada sebuah laporan yang menunjukkan inflasi konsumen dirilis dibawah perkiraan di 3.0%. Kenaikan Pound seiring dengan pelaksanaan debat mengenai rencana pemerintah meninggalkan Uni Eropa yang diselenggarakan di parlemen pada Selasa dan Rabu ini, untuk sementara memudarkan situasi politik internal UK, dimana sebanyak 40 anggota parlemen dari Partai Konservatif menandatangani mosi tidak percaya kepada pimpinan partai sekaligus Perdana Menteri Inggris, Theresa May.

GBP / USD naik 0,28% menjadi $ 1,3154. Pasangan ini telah diperdagangkan di level rendah $ 1.30 selama lebih dari sebulan, risiko pada sisi negatif tetap membayangi Ponds di tengah meningkatnya ketidakpastian politik dan Brexit.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 06.50 WIB - JPY Prelim GDP q/q (Act; 0.3% / F'Cast: 0.4% / Prev: 0.6%)
  2. 07.30 WIB - AUD Wage Price Index q/q (Act: 0.5% / F'Cast: 0.7% / Prev: 0.5%)
  3. 14.00 WIB - AUD RBA Assist Gov Ellis Speaks, tentang masa depan pertumbuhan ekonomi di Australia pada 2017 Stan Kelly Lecture, di Melbourne.
  4. 15.00 WIB - USD FOMC Member Evans Speaks, berpartisipasi dalam diskusi panel berjudul "Dari Quantitative Easing to Quantitative Tightening - apakah untuk Real?" pada Konferensi UBS Eropa tahun 2017, di London.
  5. 16.30 WIB - GBP Average Earnings Index 3m/y (Act: / F'Cast: 2.1% / Prev: 2.2%)
  6. 16.30 WIB - GBP Claimant Count Change (Act: / F'Cast: 2.0%  / Prev: 1.7K)
  7. 16.30 WIB - GBP Unemployment Rate (Act: / F'Cast: 4.3% / Prev: 4.3%)
  8. 20.30 WIB - GBP MPC Member Broadbent Speaks, berbicara tentang Brexit dan tingkat suku bunga di London School of Economics.
  9. 20.30 WIB - USD CPI m/m (Act: / F'Cast: 0.1% / Prev: 0.5%)
  10. 20.30 WIB - USD Core CPI m/m (Act: / F'Cast: 0.2%  / Prev: 0.1%)
  11. 20.30 WIB - USD Core Retail Sales m/m (Act: / F'Cast: 0.2% / Prev: 1.0%)
  12. 20.30 WIB - USD Retail Sales m/m (Act: / F'Cast: 0.0% / Prev: 1.6%)
  13. 20.30 WIB - USD Empire State Manufacturing Index (Act: / F'Cast: 25.3/ Prev: 30.2)
  14. 22.30 WIB - USD Crude Oil Inventories (Act: / F'Cast: -2.1M / Prev: 2.2M)
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 15 November 2017 09:09
 
   

Rilis Data AUD - Wage Price Index

PDFCetak

Rabu, 15 November 2017 09:04

AUD-USD.6AUD Wage Price Index q/q (Act: 0.5% / F'Cast: 0.7% / Prev: 0.5%)

Wage Cost Index/ Indeks Biaya Upah, Indeks Harga Tenaga Kerja Australia kuartal ke-III 2017 dirilis Jelek. Sama dengan Kuartal ke-II, meleset dari perkiraan yang diprediksi naik.

Merupaka perubahan dalam harga perusahaan dan pemerintah dalam membayar tenaga kerja, tidak termasuk bonus, ini adalah indikator utama inflasi konsumen - ketika biaya upah/ tenaga kerja naik, biaya yang lebih tinggi biasanya diteruskan ke konsumen dan berdampak pada harga barang.

 
 

US dollar tetap melemah meskipun rilis PPI membaik

PDFCetak

Rabu, 15 November 2017 07:49

USD.10US dolar diperdagangkan melemah tertekan oleh lonjakan euro ke level tertinggi tiga minggu menyusul data pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dari Jerman sementara data inflasi di tingkat grosir AS yang optimis gagal membendung pelemahan yang terjadi pada US dollar.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback dalam perdagangan terhadap enam mata uang utama, ditutup turun 0,70% menjadi 93.74.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Selasa bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir meningkat 0,4% bulan lalu. Dalam 12 bulan sampai Oktober, PPI naik 2,8% setelah naik 2,6% pada bulan September. Laporan inflasi grosir menguat menjelang data inflasi konsumen yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu.

Euro naik 0,93% menjadi $ 1,1776 melawan dolar, tertinggi dalam tiga minggu terakhir, setelah data awal menunjukkan bahwa Jerman, ekonomi terbesar zona euro, tumbuh 0,8% pada kuartal ketiga tahun ini, mengalahkan perkiraan kenaikan sebesar 0,6%. Kenaikan tajam PDB Jerman mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dalam ekonomi zona euro yang lebih luas karena perkiraan awal untuk pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga menunjukkan blok perdagangan tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,5%.

 
   

Halaman 6 dari 12

© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.