A A A
Home Trading Berita Mata uang US Dolar Berlanjut Melemah, Tertekan Data Ekonomi dan Retorika AS

US Dolar Berlanjut Melemah, Tertekan Data Ekonomi dan Retorika AS

PDFCetak

USD.114US Dolar kembali turun di Asia pada hari Jumat dan permintaan permintaan safe haven yen meningkat karena retorika antara Pyongyang dan Washington makin memanas yang dipicu oleh retorika Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara.

Tensi geopolitik meningkat lebih tinggi setelah Presiden AS Donald Trump memberi pernyataan keras kepada pemerintah Pyongyang akan adanya serangan terdahsyat jika Korea Utara berpikir untuk menyerang AS maupun sekutunya.

Pernyataan Trump tersebut adalah yang terbaru setelah Pyongyang menyatakan berencana menembakkan rudal ke sekitar Jepang agar mencapai Guam, wilayah AS di Pasifik.

Indeks dolar A.S. turun 0,06% menjadi 93,24.

USD/JPY berpindah tangan di 108,90, turun 0,22% level terendah 2-bulan, sementara AUD/USD diperdagangkan di 0,7847, turun 0,36%.

Yen dianggap sebagai tempat yang aman karena Jepang adalah negara kreditur terbesar di dunia dan investor di sana cenderung untuk mengembalikan dana pada saat krisis.

Terhadap Swiss Franc Dolar masih melemah, saat ini bergerak dikisaran 0.9602 level terendah dua minggu, setelah sesi AS tadi pagi ditutup di 0.9625.

US Dollar kembali melemah setelah rilis data inflasi dan klaim pengangguran AS yang mengecewakan semalam.

Harga emas spot sedikit lebih rendah pada 1.285,22 per ounce, menyentuh level tertinggi dua bulan sebelumnya. Mereka melonjak lebih dari 2 persen dalam dua sesi sebelumnya, dan ditetapkan untuk kenaikan mingguan sebesar 2,2 persen./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.