A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Emas Melandai di Sesi Asia, Setelah Menguat Tajam Semalam

Harga Emas Melandai di Sesi Asia, Setelah Menguat Tajam Semalam

PDFCetak

GOLD.11Harga emas sedikit mereda di Asia pada hari Kamis seiring investor memperdebatkan prospek pemangkasan tajam pembelian obligasi China untukTreasurys AS dan apakah Bank of Japan akan maju sedikit demi sedikit dari kebijakan moneternya yang agresif.

Menurut sebuah pemberitaan di Bloomberg, seorang pejabat China yang mengawasi holding forex negaranya, telah merekomendasikan agar dilakukan penghentian atau pengurangan pembelian obligasi AS (US Treasury). Alasannya, obligasi AS dianggap telah menjadi kurang atraktif dibanding aset finansial lainnya dan kenguatnya ketegangan mengenai hubungan dagang antara China dengan AS.

Emas menuai keuntungan cukup signifikan dari melemahnya Dolar AS semalam. Pasangan XAU/USD semalam spontan meroket sekitar 1% mencapai level tertinggi di 1327,41. Padahal, harga Emas sempat terkoreksi pada sesi Asia, tetapi kini kembali menggapai level tertinggi bulanan yang sempat tercapai pada hari Selasa.

Pagi ini Spot Gold XAU/USD terpantau lebih rendah bergerak dikisaran 1319 namun masih mencatat kenaikan 0.07%.

Comex emas berjangka di New York Mercantile Exchange turun 0,06% menjadi $ 1,318.50 per troy ounce.

Derita Dolar A.S semakin bertambah setelah data resmi pada hari Rabu menunjukkan bahwa harga impor A.S. naik kurang dari yang diperkirakan pada bulan Desember, sementara harga ekspor secara tak terduga turun.

Pelaku pasar saat ini fokus pada rilis data inflasi A.S. yang akan dirilis pada hari Jumat besok, untuk mengetahui kemungkinan laju kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.

USD pada awalnya menguat setelah Presiden Fed San Francisco John Williams mengatakan pada hari Sabtu bahwa Fed harus menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini mengingat ekonomi akan mendapat keuntungan dari pemotongan pajak.

Komentar tersebut disampaikan sehari setelah Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan bahwa dia memperkirakan kenaikan suku bunga sekitar empat tahun ini, berkat pertumbuhan ekonomi A.S. yang solid dan tingkat pengangguran yang rendah.

Indeks dolar A.S turun 0,58% pada level 91,92, dari level tertinggi satu minggu sebelumnya di 92,57, namun saat ini kembali merangkak naik berada dikisaran 92.30./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.