A A A
Home Trading Berita Komoditi Emas Berlanjut Melemah, Berada di Kisaran Level Terendah 6-minggu

Emas Berlanjut Melemah, Berada di Kisaran Level Terendah 6-minggu

PDFCetak

GOLD-USDHarga emas bergerak cukup fluktuatif pagi ini di Asia pada hari Kamis dengan pasar menunggu komentar dari the Fed pada minggu depan pada review kebijakan ekonomi dan suku bunga.

Kontrak emas untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Mercantile Exchange tergelincir 0,03% menjadi $ 1,265.70 per troy ounce.
Gold Spot XAU/USD pada pagi ini cukup fluktuatif dari pembukaan 1,262, sempat turun ke level 1261 kemudian melonjak hingga mencapai 1264 sebelum berbalik stabil di 1263.

Pergolakan harga Emas dinilai berhubungan dengan keputusan Presiden Donald Trump untuk mendeklarasikan Jerusalem sebagai ibu kota Israel pada dini hari tadi. Keputusan tersebut menuai kemarahan dari berbagai pihak di dalam dan di luar Amerika Serikat, serta meningkatkan risiko konflik di Timur Tengah.

Trump juga mengumumkan pemindahan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem. Langkah tersebut melanggar perjanjian damai antara Israel dan Palestina yang sejauh ini diakui oleh para presiden Amerika Serikat. Trump berdalih, keputusannya merupakan "pengakuan atas sejarah dan realita" karena Jerusalem sudah lama menjadi lokasi gedung Parlemen, Mahkamah Agung, dan kantor Perdana Menteri Israel.

Di sisi lain, terlepas dari aksi Presiden Donald Trump tersebut; rencana reformasi pajak AS dan kenaikan suku bunga Federal Reserve yang diharapkan dapat diluncurkan dalam bulan Desember ini, kembali menghadapi tantangan.

Suspensi batas atas utang pemerintah AS dijadwalkan kadaluwarsa pada hari Jumat besok, sementara rencana anggaran dan belanja untuk tahun fiskal yang akan datang belum disahkan. Hal ini menimbulkan risiko akan terjadinya government shutdown, atau ditutupnya semua layanan pemerintah AS karena ketiadaan anggaran yang sah.

Namun, sejumlah analis juga mulai memandang dampak rencana reformasi pajak AS bagi logam mulia dalam perspektif yang tidak terlalu negatif. Sebagaimana disampaikan oleh Jonathan Butler dari konglomerasi Mitsubishi, "Dengan risiko reformasi (pajak) menggerogoti anggaran (dan) mendorong defisit anggaran AS meroket, logam mulia dan emas masih bisa mempertahankan sejumlah dukungan dari upaya hedging atas risiko yang membuntutinya."

Semalam, harga emas melayang di atas posisi terendah enam minggu pada hari Rabu karena kekuatan dolar berlanjut setelah ketidakpastian mengenai kemungkinan penutupan pemerintah AS mereda, mengurangi permintaan investor akan emas safe haven.

Juga menimbang pada emas harapan yang sedang berlangsung bahwa Federal Reserve A.S. akan menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini pada akhir pertemuan berikutnya pada 13 Desember dengan prediksi 100%./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.