A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Emas Jatuh di Level Terendah 6-Pekan

Harga Emas Jatuh di Level Terendah 6-Pekan

PDFCetak

GOLD.2Harga Emas jatuh ke level terendah dalam enam pekan tadi malam, sejalan dengan kian meningkatnya optimisme pasar dalam mengantisipasi disahkannya rencana perombakan Undang-Undang Pajak di Amerika Serikat.

Pada perdagangan Rabu pagi ini, emas masih berkubang di level terendah tadi malam. Saat berita ditulis Spot Gold XAU/USD bergerak dikisaran 1265 setelah semalam ditutup dilevel tersebut.

Indeks Dolar AS (DXY) reli dua hari berturut-turut dan menekan logam mulia setelah Senat AS meloloskan rancangan UU Pajak baru yang memuat rencana pemangkasan pajak besar-besaran. Pemotongan Pajak Korporasi yang direncanakan adalah dari 35% menjadi 20%.
Dengan pajak lebih rendah, diharapkan perusahaan-perusahaan akan lebih bebas berekspansi, merekrut lebih banyak tenaga kerja, dan membuka unit-unit usaha baru. Ekspektasi pendapatan perusahaan-perusahaan AS bakal meningkat setelah pemangkasan pajak dilaksanakan, telah mendorong para investor melepas berbagai macam aset finansial lain demi memborong saham-saham di bursa AS.

Kondisi ini menyusutkan permintaan dan justru meningkatkan eksekusi jual atas Emas. Di sisi lain, pasar juga mengantisipasi kenaikan suku bunga AS yang kemungkinan diumumkan pertengahan pekan depan.

Penurunan emas masih tertahan meningkatnya risiko politik regional dan di Inggris dan AS mendukung logam kuning. Kontrak emas untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik 0,21% menjadi $ 1,267.50 per troy ounce.

Yonhap melaporkan bahwa pembom B1 AS merencanakan penerbangan ke semenanjung Korea pada hari Rabu sebagai bagian dari latihan militer tahunan yang merusak Pyongyang. Latihan selama seminggu berlangsung seminggu setelah Korea Utara menguji ICBM paling maju dan memperingatkan bahwa latihan tersebut akan mendorong semenanjung Korea ke "ambang perang nuklir".

Di tempat lain, Sky News melaporkan bahwa serangan bunuh diri Islam direncanakan terhadap Downing Street dan PM Inggris Theresa May, namun digagalkan oleh polisi dan petugas keamanan.

Ada sedikit reaksi langsung terhadap laporan bahwa Deutsche Bank (DE: DBKGn) menerima surat panggilan dari penasihat khusus AS Robert Mueller terkait penyelidikan investigasi pemilihan Rusia-nya dan bisnis bank dengan Presiden Trump.

Jay Sekulow, salah satu pengacara pribadi Trump, mengatakan bahwa Deutsche Bank belum menerima panggilan pengadilan untuk catatan keuangan yang berkaitan dengan presiden tersebut sebagai bagian dari penyelidikan Mueller.

"Kami telah mengkonfirmasi bahwa berita tersebut melaporkan bahwa Penasihat Khusus telah memanggil catatan keuangan yang berkaitan dengan presiden tersebut palsu," kata Sekulow. "Tidak ada surat perintah pengadilan yang dikeluarkan atau diterima Kami telah mengkonfirmasi hal ini dengan bank dan sumber lainnya."/R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.