A A A
Home Trading Berita Komoditi Inflasi AS Jadi Sorotan Pada Notulen FOMC; Emas Terus Menguat

Inflasi AS Jadi Sorotan Pada Notulen FOMC; Emas Terus Menguat

PDFCetak

GOLD.9Harga emas terus berlanjut menguat di sesi Asia pagi ini. Spot Gold XAU/USD saat ini terus naik dan berada di kisaran 1.294 yang merupakan level tertinggi tiga minggu menyusul rilis notulen FOMC dini hari tadi yang dinilai kurang Hawkish sehingga menekan USD. Dolar AS tergelincir meski notulen tersebut lebih menyoroti masalah rendahnya inflasi Amerika Serikat.

Kontrak emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik 0,65% menjadi $ 1,297.32 per troy ounce.

Meskipun hal ini tidak banyak merubah ekspektasi kuat Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember, hal itu membuat bank sentral tampak sedikit kurang hawkish daripada yang terjadi tepat setelah pertemuan kebijakan bulan September ketika memberi sinyal pengetatan moneter akhir tahun.

Terlihat bahwa mayoritas pejabat bank sentral AS memperkirakan takkan ada guncangan yang membuat perekonomian "keluar jalur". Mereka juga menilai gaji pegawai masih akan terus meningkat. Namun demikian, pada risalah tersebut disebutkan pula bahwa banyak pejabat FED khawatir kalau inflasi rendah ini tidak sementara. Bahkan, beberapa diantaranya menginginkan kenaikan suku bunga ditunda hingga inflasi beranjak lebih tinggi.

Emas sensitif terhadap pergerakan yang lebih tinggi dalam suku bunga A.S., yang menaikkan biaya untuk menahan aset yang tidak menghasilkan seperti bullion.

Semalam, harga emas merosot di bawah titik impas pada hari Rabu di tengah meredakan ketidakpastian geopolitik namun kerugian ditutup oleh pelemahan dolar menyusul data pasar tenaga kerja yang melampaui ekspektasi.

Presiden Catalan Carles Puigdemont mengatakan pada hari Selasa deklarasi kemerdekaan akan ditunda, untuk memungkinkan perundingan dengan Spanyol berlanjut.

Penurunan dalam ketidakpastian geopolitik, bagaimanapun, diimbangi oleh pelemahan dolar yang berlanjut setelah data pasar tenaga kerja tidak memenuhi harapan.

Laporan Survei Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs) Departemen Tenaga Kerja AS, sebuah ukuran permintaan tenaga kerja, menunjukkan lowongan pekerjaan pada Agustus turun menjadi 6.082m, jatuh jauh dari ekspektasi 6.125m./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.