A A A
Home Trading Berita Komoditi Minyak Turun Untuk Hari ke-3, Abaikan Penurunanan Persediaan AS

Minyak Turun Untuk Hari ke-3, Abaikan Penurunanan Persediaan AS

PDFCetak

CRUDE.OIL.8Minyak mentah berjangka turun untuk hari ketiga di awal perdagangan Asia karena pasar mengabaikan penurunan persediaan A.S. yang dilaporkan oleh kelompok industri karena keraguan berlarut-larut atas kemampuan OPEC untuk menahan pasokan seperti yang dijanjikan.

Benchmark Brent crude (LCOc1) turun 21 sen atau 0,4 persen menjadi $ 51,93 per barel pada pukul 07.27 WIB. Pada sesi sebelumnya, indeks tersebut turun 0,4 persen.

Minyak mentah A.S. (CLc1) turun 15 sen atau 0,3 persen menjadi $ 49,02 per barel, setelah jatuh 0,4 persen pada hari Selasa.

Stok minyak mentah di A.S. turun lebih dari yang diperkirakan pekan lalu karena impor turun dan kilang meningkat, sementara persediaan bensin meningkat tak terduga, American Petroleum Institute mengatakan pada akhir Selasa.

Persediaan minyak mentah turun 7,8 juta barel dalam pekan ini menjadi 478,4 juta, dibandingkan dengan ekspektasi analis yang turun 2,7 juta barel.

Energy Information Administration A.S. akan merilis laporan status persediaan minyak mingguan malam ini pukul 21.30 WIB.

Namun pasar tampaknya kebal terhadap tanda-tanda bullish karena turunnya stok seiring Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama lainnya berjuang untuk menjaga kepatuhan terhadap kesepakatan untuk mengurangi produksi dan menguras persediaan A.S.

"Dengan hanya beberapa minggu tersisa dari musim berkendara musim panas di AS, investor mulai memperdebatkan apakah pemotongan produksi OPEC saat ini akan mengimbangi penurunan permintaan di Amerika Utara," kata ANZ Research dalam sebuah catatan.

Pemulihan produksi minyak Libya dan produksi yang lebih tinggi di Nigeria telah mempersulit upaya OPEC untuk mengurangi pasokan, sementara pengeboran minyak A.S. telah meningkatkan produksi.

Libya dan Nigeria adalah negara-negara OPEC yang dibebaskan dari kesepakatan untuk membatasi produksi hingga Maret 2018.

Pejabat dari komite teknis OPEC dan non-OPEC mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka mengharapkan kepatuhan yang lebih besar terhadap pakta tersebut untuk mengurangi produksi 1,8 juta barel per hari.

Perusahaan minyak negara Saudi Aramco akan memotong alokasi ke pelanggannya di seluruh dunia pada bulan September setidaknya 520.000 barel per hari (bpd), sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.