A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Harga Emas Menguat di Sesi Asia

PDFCetak

Selasa, 23 Januari 2018 14:15

GOLD.3Emas berjangka naik di Asia pada hari Selasa dengan penutupan pemerintah di AS berakhir setidaknya tiga minggu kedepan setelah Presiden Donald Trump menandatangani sebuah resolusi pendanaan berlanjut yang disahkan oleh Kongres pada hari Senin malam.

Meski Government Shutdown yang telah berlangsung selama tinga hari sudah berkahir, Situasi politik di Washington terus diamati pelaku pasar, dan semakin menekan Dolar AS seiring dengan berkepanjangannya perkara.

Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS masih terjebak di area level terendah tiga tahun walau pasar-pasar saham AS mengalami pemulihan, seusai kemerosotan di hari Senin. Indeks Dolar AS berada pada posisi -0.05% di 90.35,

Kontrak emas untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik 0,32% menjadi $ 1,336.10 per troy ounce.

Sementara Spot Gold XAU/USD saat ini bergerak dikisaran 1335 naik 0.15% setelah pagi tadi ditutup di 1333 diakhir sesi AS.

Semalam, harga emas turun dari level tertinggi karena permintaan safe haven turun menyusul berita bahwa Senator AS mencapai kesepakatan untuk mengakhiri penutupan pemerintah.

 
 

Harga Minyak Naik, Terangkat Pertumbuhan Ekonomi Global Yang Sehat

PDFCetak

Selasa, 23 Januari 2018 14:13

CRUDE.OIL.2Harga minyak naik pada hari Selasa, terangkat oleh pertumbuhan ekonomi yang sehat serta pengurangan pasokan yang sedang berlangsung oleh anggota OPEC dan Rusia.

Spot Brent crude futures (LCOc1) berada di $ 69,33 naik 30 sen atau 0,4 persen, dari penutupan terakhir mereka, tidak jauh dari level tertinggi tiga tahun pada 15 Januari di $ 70,37 per barel.

Minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) (CLc1) berada di $ 63,90 per barel, naik 33 sen atau 0,5 persen, dari penutupan terakhir. WTI mencapai level tertinggi sejak Desember 2014 pada 16 Januari di level $ 64.89 per barel.

Pedagang mengatakan pasar minyak pada umumnya didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang sehat dan pengurangan pasokan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia, yang dimulai pada bulan Januari tahun lalu dan akan terus berlanjut sepanjang 2018.

"Prospek ekonomi dan cuaca musiman yang dingin telah menyebabkan pertumbuhan permintaan minyak yang menguat, yang memfasilitasi kelanjutan penurunan inventori minyak terhadap target rata-rata lima tahun OPEC baru-baru ini," kata BNP Paribas (PA: BNPP) dalam sebuah catatan.

 
 

Harga Emas Menguat Seiring Tekanan Pada USD Atas Resiko Goventment Shutdown

PDFCetak

Senin, 22 Januari 2018 10:29

GOLD.8Harga emas ditutup sedikit menguat pada hari Jumat, memangkas kerugian yang sudah terjadi untuk minggu ini menjadi sekitar 0,1%, dengan pasar tetap mewaspadai potensi dan akibat dari government shutdown pada akhir pekan kemarin.

Emas bertahan dikisaran level tertinggi empat bulan karena Dolar A.S masih terjebak pada level terendah tiga tahun di tengah Resiko "Goverment Shutdown" AS.

Kenaikan emas dibatasi oleh lonjakan yield Treasury Treasury AS yang naik sepanjang minggu karena ekspektasi bahwa pemulihan ekonomi global yang kuat akan mendorong The Fed untuk terus menekan pengetatan moneter.

Kontrak emas untuk pengiriman Februari naik 0,03% menjadi $ 1,333.50 per troy ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.
Sementara Spot Gold XAU/USD saat ini bergeral dikisaran 1330, sedikit lebih rendah setelah pagi tadi dibuka di 1333.

Data ekonomi AS yang dirilis pada hari Jumat yaitu pembacaan sentimen konsumen untuk bulan Januari jatuh ke level terendah enam bulan. Sehingga, emas merasakan dorongan sementara setelah rilis data tersebut dan sempat mendaki ke atas level $1337 sebelum kembali merosot.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 22 Januari 2018 10:50
 
   

Harga Minyak Naik Karena Penurunan Jumlah Rig A.S dan Konflik Suriah

PDFCetak

Senin, 22 Januari 2018 10:19

CRUDE.OIL.10Harga minyak naik pada hari Senin, didorong oleh penurunan aktivitas pengeboran A.S. dan dengan berperang di Suriah antara pasukan Turki dan pejuang Kurdi.

Harga minyak mentah Brent berada di $ 68,79 naik 18 sen atau 0,26 persen, dari penutupan terakhir mereka. Brent pada 15 Januari mencapai level tertinggi sejak Desember 2014 di $ 70,37 per barel.

Minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) berada di $ 63,53 per barel, naik 16 sen atau 0,25 persen, dari penutupan terakhir mereka. WTI menandai puncak Desember 2014 sebesar $ 64,89 per barel pada 16 Januari.

Pedagang menunjukkan berkurangnya aktivitas pengeboran A.S. untuk produksi baru sebagai penggerak harga utama untuk minyak mentah pada hari Senin.

Pengebor A.S. memangkas lima rig minyak dalam minggu hingga 19 Januari, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 747, perusahaan jasa energi General Electric (NYSE: GE) Co Baker Hughes mengatakan pada hari Jumat.

Meskipun mengalami penurunan, jumlah rig pada tahun 2017 dan awal tahun ini tetap jauh lebih tinggi daripada tahun 2016, yang menghasilkan kenaikan produksi minyak mentah A.S. sebesar 16 persen sejak pertengahan 2016, menjadi 9,75 juta barel per hari (bpd).

 
 

Emas Kembali Menguat di Sesi Asia

PDFCetak

Jumat, 19 Januari 2018 11:56

GOLD.9Pasangan XAU /USD ditutup melemah semalam, setelah turun ke level terendah sejak Januari di $ 1323 pada sesi Asia karena meningkatnya risk appetite di tengah data optimis dari China.

Indeks Dolar AS naik hingga 90.77, namun gagal untuk memperpanjang kenaikannya dan bertahan di wilayah negatif menyusul rilis data makroekonomi yang variatif dari AS Meskipun klaim pengangguran mingguan turun ke tingkat terendah dalam lebih dari 40 tahun pada 220K .

Pergerakan USD masih terbebani oleh resiko Gurenment Shutdown pada pemerintahan AS. Fokus pasar kini tertuju pada pada apakah anggota parlemen AS dapat mencapai kesepakatan sementara untuk mendanai operasiinal pemerintah dengan tenggat waktu yang ditetapkan pada hari Jumat 19.30 GMT (02.30 WIB/ Sabtu dini hari).

Indeks dolar AS turun 0,04% menjadi 90,27 saat Dewan Perwakilan Rakyat AS mengeluarkan sebuah undang-undang pendanaan untuk pemerintah, namun Senat mungkin lebih sulit mencapai kesepakatan terkait komentar Presiden Trump tentang Imigrasi.

Pagi ini Harga emas naik karena melemahnya dolar membawa dukungan permintaan fisik.
Kontrak emas untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik 0,29% menjadi $ 1,331.10 per troy ounce.

 
   

Halaman 1 dari 708

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.