A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Emas Melemah, Mengabaikan Uji Coba Rudal Korut

PDFCetak

Senin, 29 May 2017 11:10

GOLD.8Emas sedikit turun di Asia pada hari Senin, mengabaikan uji coba rudal terbaru oleh Korea Utara seiring pasar A.S dan China tutup untuk hari libur nasional.

Kontrak emas untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun 0,13% menjadi $ 1,266.42 per troy ounce.

Pekan lalu, emas naik ke level tertinggi hampir satu bulan pada hari Jumat, mengangkat kenaikan dolar ke level tertinggi empat hari, menyusul revisi ke atas terhadap pertumbuhan ekonomi A.S. dan ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan Juni.

Perekonomian A.S. tumbuh lebih cepat dari pada awalnya yang dilaporkan selama tiga bulan pertama tahun 2017, mengurangi kekhawatiran tentang potensi perlambatan ekonomi A.S.

Produk domestik bruto tumbuh pada tingkat tahunan 1,2% dalam tiga bulan pertama tahun 2017, menurut Biro Analisis Ekonomi, jauh di atas pembacaan sebelumnya sebesar 0,7%, yang merupakan periode pertumbuhan ekonomi paling lambat sejak tahun 2014.

 
 

Minyak Melemah, Upaya OPEC Terhalang Peningkatan Pengeboran AS

PDFCetak

Senin, 29 May 2017 09:45

CRUDE.OIL.5Harga minyak tetap melemah pada hari Senin karena kenaikan yang tiada henti dalam pengeboran A.S. mengahalangi upaya OPEC untuk memperketat pasokan.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent diperdagangkan pada $ 52,10 per barel pada 08.50 WIB, turun 5 sen dari penutupan terakhir mereka.
Minyak mentah berjangka A.S. West Texas Intermediate (WTI) tetap di bawah $ 50, turun 8 sen menjadi $ 49,72.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan beberapa produsen non-OPEC sepakat pekan lalu untuk memperpanjang kesepakatan untuk memangkas produksi sekitar 1,8 juta barel per hari (bpd) sampai akhir kuartal pertama 2018. Namun keputusan tersebut tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan investor untuk waktu pemangkasan yang lebih lama.

Meskipun ada penurunan yang terus berlanjut, harga minyak tidak naik jauh melampaui $ 50 per barel.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 29 May 2017 10:08
 
 

Minyak mentah berjangka rebound dengan kenaikan 1,8% setelah terpukul hasil rapat OPEC.

PDFCetak

Minggu, 28 May 2017 05:48

CRUDE.OIL.2Minyak mentah berjangka naik lebih tinggi pada hari Jumat, setelah tenggelam hampir 5% di sesi sebelumnya, menyusul kekecewaan investor bahwa kesepakatan yang dipimpin OPEC gagal memutuskan pemotongan tingkat produksi yang lebih dalam untuk mengendalikan kelebihan pasokan.

Di New York Mercantile Exchange minyak mentah berjangka untuk pengiriman Juli naik 1,8% menjadi $ 49,80 per barel, sementara di London Intercontinental Exchange, Brent juga naik 1,2% diperdagangkan pada $ 52,09 per barel.

Rebound dalam minyak mentah berjangka datang sehari setelah harga minyak mengalami penurunan hampir 5%, karena investor mempertanyakan apakah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan keputusan sekutunya untuk memperpanjang pemotongan produksi sembilan bulan lagi akan secara efektif mengurangi pasokan.

Pada hari Kamis Anggota OPEC dan non-OPEC sepakat untuk memperpanjang pemotongan produksi untuk periode sembilan bulan sampai Maret 2018 , namun terjebak pada target penurunan produksi yang disepakati pada November tahun lalu, membuat pasar kecewa karena berekspektasi bahwa kartel minyak akan mengambil pendekatan yang lebih agresif dengan melakukan pemotongan yang lebih dalam. .

 
   

Harga emas tetap naik hampir 1% meski prospek pertumbuhan ekonomi Amerika menguat

PDFCetak

Minggu, 28 May 2017 05:40

GOLD.9Emas naik ke level tertinggi hampir satu bulan pada hari Jumat, meskipun US dollar mengalami kenaikan dolar ke level tertinggi empat hari, menyusul revisi ke atas pertumbuhan ekonomi A.S yang membaik.

Para Investor kemungkinan mengalihkan asatnya ke Emas karena kondisi Global yang dirasa masih sedikit kacau setelah penurunan rating kredit negara China oleh Moody's dan juga keadaaan politik di Amerika yang belum benar-benar selesai.

Kontrak emas untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik $ 11,07 atau 0,88% menjadi $ 1,267.49 per troy ounce pada penutupan perdagangan hari Jumat

Emas berjangka tetap berada di jalur untuk mengakhiri pekan ini secara positif, meskipun terjadi kenaikan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan pada bulan Juni setelah revisi yang bagus terhadap pertumbuhan ekonomi A.S.

Perekonomian A.S. tumbuh lebih cepat dari pada awalnya yang dilaporkan selama tiga bulan pertama tahun 2017, mengurangi kekhawatiran tentang potensi perlambatan ekonomi A.S.

 
 

Harga Emas tetap positif meski dollar menguat

PDFCetak

Jumat, 26 May 2017 06:17

GOLD.3Emas berjangka menguat pada hari Kamis, setelah minutes pertemuan Federal Reserve pada pertemuan bulan Mei, menimbulkan kekhawatiran apakah Federal Reserve akan melanjutkan rencananya untuk melanjutkan dua kenaikan suku bunga tambahan di tahun 2017.

Menurut notulen Federal Reserve untuk pertemuan 2-3 Mei, yang dirilis pada hari Rabu, sebagian besar pejabat Fed mengatakan kenaikan suku bunga jangka pendek akan dilaksanakan "segera", sehingga memicu harapan bahwa bank sentral AS siap untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Juni.

Menurut alat monitor Fed rate invest.com, hampir 80% trader memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Juni.

Pandangan hawkish bahwa kenaikan suku bunga diperlukan segera diimbangi oleh komentar dari beberapa anggota Fed pada pertemuan tersebut, yang mengatakan bahwa tanda lebih lanjut menunjukkan bahwa kelemahan di kuartal pertama bersifat sementara, sebelum kenaikan suku bunga di masa depan.

 
   

Halaman 1 dari 777

© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.