A A A
Home Trading Berita Fundamental Gubernur Fed Lael Brainard : kenaikan suku bunga dapat dijadwalkan ulang untuk implementasi yang lebih baik

Gubernur Fed Lael Brainard : kenaikan suku bunga dapat dijadwalkan ulang untuk implementasi yang lebih baik

PDFCetak

fed brainard

Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan bahwa waktu untuk kenaikan suku bunga dapat dijadwalkan ulang untuk implementasi yang lebih baik. Brainard mengatakan bahwa kenaikan suku bunga harus dilakukan sampai inflasi naik di atas target tertentu.
Namun dia juga mengatakan bahwa rencana ini akan sulit diselaraskan dengan kebijakan lain.

Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan pada hari Kamis bahwa Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga dengan waktu yang lebih baik menyusul resesi yang akan terjadi dengan menjanjikan untuk menahan keputusan kenaikan suku bunga sampai inflasi naik di atas target The Fed,

Brainard mengatakan bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk mengatasi kebijakan moneter saat ini dan dia memusatkan perhatian pada bagaimana Fed harus bertindak setelah menurunkan suku bunga menjadi nol dan inflasi tetap rendah.

Saat ini, The Fed sudah beberapa kali meningkatkan suku bunga yang dimulai pada 2015, meski inflasi masih tetap rendah.

Tapi Brainard mengatakan pembuat kebijakan kemungkinan akan perlu menurunkan suku bunga mendekati nol lagi di masa depan dan kemungkinan juga akan berjuang dengan inflasi rendah yang mengkhawatirkan.

Dia mengatakan ada manfaat dari sebuah proposal oleh mantan Ketua Fed Ben Bernanke agar bank sentral menahan kenaikan suku bunga hingga inflasi naik di atas target, untuk jangka waktu yang kurang dari target. Tapi dia mengatakan pendekatan yang agak kontroversial ini juga membawa risiko.

"Jenis kerangka kebijakan yang diusulkan Bernanke, yang sebelumnya melakukan penerapan prinsip berdasarkan kinerja inflasi aktual yang diamati selama episode batas bawah, dapat mencegah pengambilan keputusan secara dini dan membantu mencegah turunnya ekspektasi inflasi jangka panjang, "Kata Brainard dalam sambutannya.

Dia mengatakan pendekatan ini, bagaimanapun, bisa sulit untuk dikomunikasikan dengan publik dan mengkalibrasi dengan kebijakan lain, seperti pembelian aset. Selain itu, mungkin berisiko terhadap stabilitas keuangan.

"Kombinasi suku bunga rendah dan rendahnya tingkat pengangguran yang akan terjadi selama periode overshooting inflasi juga bisa memicu pasar modal untuk mengalami overextend, yang menyebabkan ketidakseimbangan keuangan," kata Brainard.(AR)

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 13 Oktober 2017 08:54
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.