A A A
Home Trading Focus Berita Hari Ini Rangkuman Perdagangan Jum'at dan Fokus Data Ekonomi Senin

Rangkuman Perdagangan Jum'at dan Fokus Data Ekonomi Senin

PDFCetak

FOREX.7Perdagangan Jum'at (10/11) USD melemah terhadap mata uang utama, turun ke posisi terendah satu minggu. Kemungkinan ditundanya penerapan reformasi pajak di AS menyusul perbedaan pendapat antara Senate dan House of Representative (DPR) menyebabkan sentimen negatif terhadap USD ditengah sepinya rilis data dari AS minggu lalu.

Indeks dolar A.S turun 0,13% menjadi 94,26 pada akhir perdagangan. Untuk pekan kemarin, indeks turun 0,61%, menghentikan kenaikan tiga minggu berturut-turut.

Euro naik 0,21% menjadi 1,1677 pada Jumat dan menutup pekan kemarin dengan kenaikan 0,45%. Dolar sedikit berubah terhadap yen, dengan USD / JPY di 113.56 akhir Jumat. Untuk minggu ini pasangan turun 0,53%.

Sterling menguat, dengan GBP/USD menambahkan 0,40% naik setinggi 1.3228 high delapan hari, didorong data yang lebih baik dari perkiraan mengenai output manufaktur Inggris dan mengurangi kekhawatiran atas kemajuan perundingan Brexit yang mendukung mata uang.

Namun pagi ini Pound berbalik melemah tajam, turun sekitar 80pips serendah $1.3106 karena konflik internal Parlemen U.K, dilaporkan bahwa 40 anggota parlemen Konservatif sedang mempersiapkan tantangan kepemimpinan atas PM Inggris Therea May, seiring pembicaraan Brexit yang terus menghadapi tenggat waktu yang penting.
Negosiator Brexit UK, David Davis mengatakan pada hari Minggu bahwa Inggris tidak akan menawarkan sebuah angka atau formula untuk berapa banyak kepercayaan terhadap Uni Eropa, hal ini dinilai menjadi kurangnya kemajuan pada negosiasi Brexit.

Minggu ini pasar masih akan fokus pada RUU perpajakan AS. Parlemen dijadwalkan mengadakan pemungutan suara mengenai RUU tesebut minggu ini. Partai Republik berharap undang-undang pajak yang baru akan bisa diberlakukan pada akhir tahun tetapi partai Demokrat menganggap perubahan tersebut hanya akan menguntungkan para pelaku bisnis dan warga kelas atas dan hanya sedikit berdampak pada warga biasa. Jika harapan partai Republik terwujud maka akan merupakan kemenangan politis presiden Trump dan diperkirakan akan memicu rally USD.

Pasar juga akan fokus pada data inflasi dan penjualan retail AS dan Inggris. CPI y/y AS bulan Oktober diperkirakan turun ke +2.0% dibandingkan bulan sebelumnya yang +2.2%, dan penjualan retail bulan Oktober diperkirakan stagnan, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang naik 1.6%. Kedua data penting tersebut diperkirakan tidak mempengaruhi keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga bulan depan, namun bisa berdampak pada outlook kenaikan suku bunga tahun depan.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 07.10 WIB - USD FOMC Member Harker Speaks, berbicara tentang normalisasi Neraca The Fed di Pusat Interdependensi Global, di Tokyo.
  2. 00.45 WIB + 1 Day - JPY BOJ Gov Kuroda Speaks, berbicara tentang kebijakan moneter di Universitas Zurich.
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.