A A A
Home Tentang Kami Produk Komoditi Berjangka Kakao

Kakao (Biji Coklat)

PDFCetak

Di dunia, Indonesia adalah termasuk penghasil kakao terbesar (14%),s elai Pantai Gading (40%), Ghana (15%), Nigeria (5%) dan Brazil (4%).

Sebagai Negara penghasil 55% Kakao di dunia, Pantai Gading dan Ghana dapat mempengaruhi pasokan kakao di dunia, terlebih kedua Negara tersebut sering mengalami masalah politik, social dan tenaga kerja. Disinilah Indonesia memiliki peranan penting untuk menjadi “pemain” Kakao di dunia.

Ada banyak factor yang dapat mempengaruhi pasokan komoditas Kakao, seperti : cuaca, luas tanah yang ditanam, pemogokan produksi, penyakin tanaman, dan teknologi.

Belanda dan USA masing-masing membutuhkan 15% dari Produksi Kakao di dunia. USA mengkonsumsi 13% dari produksi kakao dunia, Jerman 9.1%, Perancis 7.2%, Inggris 6.8%. USA menginmpor dari Amerika Latin, sedangkan Eropa mengimpor dari Afrika, dan Asia mengimpor dari Indonesia.

Sebagai Negara penghasil kakao terbesar ketiga di dunia, Indonesia berpeluang meningkatkan produksi kakao hingga 60% sampai dengan 2018 dan diperkirakan mampu menyalip Ghana sebagai produsen nomor dua di dunia. Dibandingkan dengan Pantai Gading dan Ghana yang lahannya kini mulai terbatas, Indonesia sebaliknya, mampu memperluas areal tanam hingga 2 kali lipat dari kapasitas saat ini. Dengan adanya acuan harga nasional untuk Kakao Fermentasi Grade 1 di Jakarta Futures Exchange, diharapkan para petani mulai memproduksi biji coklat kualitas satu yang harganya dibentuk melalui mekanisme bursa komoditas.

 
© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.