A A A
Home

Harga minyak mentah kembali melemah setelah data A.S.

PDFCetak

Jumat, 18 Agustus 2017 05:46

CRUDE.OIL.8Harga minyak masih melemah setelah rebound singkat pada hari Kamis, untuk diperdagangkan pada levele terendah lebih dalam tiga minggu setelah data A.S. yang kuat mendorong permintaan untuk US dollar dan karena kekhawatiran kenaikan produksi A.S. terus berlanjut.

Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate AS diperdagangkan pada $ 46,90 per barel pada pukul 9:00 pada penutupan perdagangan hari KAmis, sedikit lebih baik dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Di tempat lain, minyak Brent untuk pengiriman Oktober di ICE Futures Exchange di London turun 15 sen atau sekitar 0,3% menjadi $ 50,12 per barel, tidak jauh dari level terendah tiga minggu di $ 50,02 pada hari Selasa.

Dolar A.S. menguat secara luas setelah data menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran di AS pekan lalu turun lebih dari yang diperkirakan.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia menurun kurang dari yang diperkirakan bulan ini.

 
 

Harga emas masih di level tinggi meskipun US dolar menguat

PDFCetak

Jumat, 18 Agustus 2017 05:36

GOLD.1Harga emas masih mengalami kenaikan pada hari Kamis, meskipun permintaan untuk US dollar tumbuh menguat setelah rilis data pengangguran dan data manufaktur AS yang optimis.

Comex emas berjangka masih naik sekitar $ 6,84, atau sekitar 0,54%, menjadi $ 1,289.94 per troy ounce pada penutupan perdagangan hari Kamis, setelah sempat melemah sampai 1282.00 setelah data ekonomi Amerika yang dirilis optimis.

Harga emas melemah setelah data menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran di AS pekan lalu turun lebih dari yang diperkirakan.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia menurun kurang dari yang diperkirakan bulan ini.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan US dollar terhadap enam mata uang utama, naik 0,50% pada level 93,87, mendekati level tertinggi sesi sebelumnya tiga minggu di 94,16.

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Rabu karena berita bahwa dua kelompok penasihat bisnis Gedung Putih dibubarkan yang  mendorong safe haven untuk logam kuning.

 
 

Harga emas naik saat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed diragukan

PDFCetak

Jumat, 18 Agustus 2017 05:25

GOLD.3Harga emas naik tajam pada hari Kamis, naik kembali ke tingkat tertinggi dalam lebih dari dua bulan setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve pada bulan Juli mengisyaratkan adanya penundaan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Comex emas berjangka naik sekitar $ 11.00 atau sekitar 0,9% menjadi $ 1,290.72 per troy ounce pada pukul 08.00 WIB, tidak jauh dari level tertinggi dua bulan di $ 1,291.10 yang terjadi akhir pekan lalu.

Harga emas berakhir lebih tinggi pada hari Rabu karena berita bahwa dua kelompok penasihat bisnis Gedung Putih dibubarkan mendorong safe haven emas kembali.

Emas menguat setelah risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Fed menunjukkan para pembuat kebijakan semakin waspada terhadap tingkat inflasi baru-baru ini dan dapat menunda kenaikan suku bunga.

Pedagang berjangka memperkirakan 40% kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir tahun, menurut Investing.com's Fed Rate Monitor Tool, turun dari sekitar 50% sebelum the Fed minutes.

Pada harga komoditi lain di Comex, harga perak berjangka melonjak 15,9 sen atau sekitar 0,9% menjadi $ 17,09 per troy ounce.

 
   

Indeks dolar menguat karena data Amerika yang optimis

PDFCetak

Kamis, 17 Agustus 2017 20:29

USD.113US Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, terdorong oleh rilis laporan ekonomi AS yang optimis, meskipun ketegangan politik di Washington terus membebani.

Greenback menemukan dukungan setelah data menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran di AS pekan lalu turun lebih dari yang diperkirakan.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia menurun kurang dari yang diperkirakan bulan ini.

Dolar sebelumnya melemah setelah risalah rapat kebijakan Federal Reserve Juli yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa anggota bank sentral masih terbagi atas kebutuhan untuk menaikkan suku bunga lebih jauh tahun ini, dengan alasan inflasi rendah.

Pasar juga gelisah setelah Presiden A.S. Donald Trump membubarkan dua dewan penasihat bisnis papan atas, yang memicu kekhawatiran mengenai kemampuan pemerintah untuk melaksanakan reformasi ekonominya.

 
 

Dollar melemah setelah Fed minutes membuat keraguan pasar akan kenaikan suku bunga lanjutan

PDFCetak

Kamis, 17 Agustus 2017 20:09

USD.115Dolar tertekan dalam perdagangan terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada hari Kamis setelah risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve menimbulkan keraguan tentang apakah bank sentral akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan US dollar terhadap perdagangan enam mata uang utama, berada di 93,32 pada pukul 08.00 WIB, jatuh dari level tertinggi tiga minggu di hari Rabu di 94.15.

Pejabat Fed terlihat terpecah mengenai penentuan waktu kenaikan suku bunga selanjutnya di tengah kekhawatiran serangkaian rilis data inflasi yang lemah, risalah rapat bank sentral Juli menunjukkan hal tersebut.

Ekspektasi bahwa suku bunga akan naik secara bertahap cenderung membebani dolar, karena membuat mata uang tersebut kurang menarik bagi investor yang mencari bunga obligasi.

Kekhawatiran atas kemampuan Donald Trump sebagai Presiden A.S. untuk menerapkan kebijakan ekonominya setelah dia membubarkan dua dewan penasihat bisnis papan atas juga mempengaruhi melemahnya dolar.

Dolar melemah terhadap yen, dengan USD / JPY tergelincir 0,16% menjadi 110,00, turun dari level tertinggi hari Rabu di 110,84.

 
   

Halaman 1 dari 12

© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.