A A A
Home

Rangkuman Perdagangan Jum'at dan Fokus Data Ekonomi Senin

PDFCetak

Senin, 25 September 2017 09:05

Forex.11Perdagangan Jum'at (22/09) US Dollar bergerak volatile terhadap mata uang utama, sempat tergelincir terhadap yen pada hari jum'at dan menghentikan kenaikan lima hari karena meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea mendukung permintaan safe haven.

Dolar mencapai level tertinggi sejak pertengahan Juli terhadap yen pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah dan suku bunga tetap di -0.10%.

Sementara itu Pounsdterling terpantau melemah turun serendah $1.3450 setelah adanya isu jika PM Inggris Theresa May akan mempercepat proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit.

Namun isu terbantahkan dalam pidato PM May di Florence Italia yang menegaskan negosiasi Brexit akan terus berlangsung hingga mendekati batas akhir pada bulan Maret 2019. May meminta agar adanya solusi yang kreatif dan praktis untuk Brexit. Namun tidak memberikan banyak detail mengenai perkembangan proses negosiasi.

Beberapa jam setelah pidato PM May, Moody's memangkas rating kredit Inggris menjadi Aa2, menggarisbawahi risiko ekonomi yang menyebabkan kelompok tersebut berada pada ekonomi kelima terbesar di dunia. Moody's melihat pertumbuhan 1% tahun ini, dan tidak mengharapkan pertumbuhan pulih dari tren historis "di tahun-tahun mendatang."

 
 

EUR/USD Jatuh Karena Merkel diperkirakan akan Menghadapi Pembentukan koalisi baru

PDFCetak

Senin, 25 September 2017 07:41

EUR-MERKEL.1Euro turun di awal Asia pada hari Senin saat Kanselir Jerman Angela Merkel menghadapi pekerjaan berat untuk membentuk sebuah koalisi baru untuk menghindari kepemimpinan sebuah pemerintahan minoritas saat partai AfD yang berhaluan paling kanan secara mengejutkan memperoleh suara lebih dari 5 % dan memasuki parlemen untuk pertama kalinya. .

EUR / USD diperdagangkan di 1,1926, turun 0,26%, sementara USD / JPY diperdagangkan di 112,45, naik 0,41%. AUD / USD diperdagangkan di 0,7964, naik 0,13%.

Perolehan suara partai AfD mengejutkan dengan menempati posisi ketiga dan memasuki parlemen untuk pertama kalinya, dengan 13,5% suara. Di bawah sistem suara proporsional campuran anggota Jerman, hasil tersebut berada di atas batas 5% yang dibutuhkan untuk menempatkan kursi di parlemen.

Sekjen Kanselir Angela Merkel dan sekutunya, Serikat Sosial Kristen (CSU), memenangkan 32,5% suara, membuat mereka menjadi kelompok parlemen terbesar, menurut sebuah jajak pendapat ARD, namun turun dari 41,5% di pemilihan terakhir di tahun 2013 dan lebih rendah dari pada pemungutan suara baru-baru ini. Saingan terdekat mereka, Demokrat Sosial kiri tengah (SPD), merosot menjadi 20,0%.

Merkel sekarang perlu bekerja untuk membentuk koalisi yang dilaporkan tanpa SPD, sebuah proses yang kemungkinan akan melibatkan negosiasi berlarut-larut. [ang]

 
 

Brexit: Theresa May menetapkan tawaran Inggris untuk memecahkan kebuntuan

PDFCetak

Jumat, 22 September 2017 22:10

theresa mayTheresa May mengatakan "periode implementasi" dua tahun "akan menciptakan kepastian yang berharga" untuk Inggris dan UE

Theresa May telah menetapkan proposal untuk masa transisi dua tahun setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa pada bulan Maret 2019.

Dia menginginkan pengaturan akses pasar UE yang ada untuk diterapkan selama periode tersebut dan berjanji bahwa Inggris akan membayar "bagiannya yang adil" ke dalam anggaran Uni Eropa.

Dia mengatakan Inggris akan menjadi "teman dan mitra terkuat" UE setelah Brexit.

Pidato di Italia ditujukan untuk memecahkan kebuntuan pembicaraan Brexit, yang akan dilanjutkan pada hari Senin.

Kesepakatan yang dia ajukan bisa mencakup pembayaran senilai 20 miliar euro (sekitar £ 18 miliar) selama dua tahun.

 
   

Rangkuman pidato Theresa Mei dalam negosiasi Brexit di Florence, Italia

PDFCetak

Jumat, 22 September 2017 21:05

GBP-BREXIT.1Rangkuman pidato Theresa Mei dalam negosiasi Brexit di Florence, Italia
- Inggris tidak ingin hubungan yang khusus untuk hubungan selanjutnya dengan Uni Eropa
- Model Kanada untuk membatasi hubungan ekonomi, bisa jauh lebih baik
- Inggris tidak ingin menghalangi reformasi UE dan ingin menjadi partner yang kuat
- Hubungan selanjutnya antara Inggris dan Uni Eropa perlu terus dibicarakan
- Orang Inggris ingin menjadi negara perdagangan global
- Orang-orang Inggris menginginkan kontrol yang lebih langsung dalam mengambil keputusan yang akan mempengaruhi mereka
- Inggris idak akan menempatkan infrastruktur fisik di perbatasan Irlandia
- Inggris ingin tetap bekerja sama dengan Uni Eropa
- Sengketa perdagangan tidak dapat diselesaikan oleh pengadilan ECJ atau Inggris

 
 

US Dollar Berlanjut Melemah; Euro Menguat Didukung Rilis Data PMI

PDFCetak

Jumat, 22 September 2017 15:19

EUR-USD.7Dolar bergerak melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, meskipun ada kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini, USD melemah seiring ketegangan antara AS dan Korea Utara kembali muncul.

Dolar menguat secara luas setelah the Fed pada hari Rabu mengindikasikan bahwa satu kenaikan suku bunga lebih mungkin tahun ini dan mengatakan akan mulai melepas neraca $ 4.5 triliun pada bulan Oktober.

Greenback juga didukung oleh serangkaian laporan optimis klaim pengangguran AS dan aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia yang dirilis pada hari Kamis.

Namun sentimen pasar melemah setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan pada hari Jumat bahwa Pyongyang akan mempertimbangkan "tingkat tertinggi penanggulangan garis keras dalam sejarah" terhadap A.S. sebagai tanggapan atas ancaman Presiden Donald Trump untuk menghancurkan negara tersebut.

Tak lama setelah itu, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho mengatakan negaranya dapat melakukan uji bom hidrogen di Samudra Pasifik dengan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

 
   

Halaman 1 dari 10

© 1999-2017 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.